Tantang Mendagri Mundur Terkait E-KTP, Fadli Zon: Persoalan Basic Saja Nggak Becus
Fadli Zon @ Tribunnews

MALANGTODAY.NET – Pembuat dan penyebar berita bohong (hoaks) tentang tujuh kontainer surat suara tercoblos telah tertangkap. Pelaku yang diketahui berinisal BBP ditangkap di wilayah Sragen, Jawa Tengah.

Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes (Pol) Dani Kustoni menyatakan bahwa pelaku menyebarkan berita tersebut melalui beberapa platform. Tak hanya berita berupa tuliasn, pelaku juga menyebarkan remana audio yang dibuatnya sendiri melalui WhatsApp Group dan media sosial.

Baca Juga  Kabar Menara Masjid Raya Bandung Akan Roboh, Hoax!

“Terkait modus operandi, Saudara BBP mem-posting melalui Twitter terkait tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos,” ujar Dani, dikutip dari Kompas.com, pada Rabu (9/1/2019).

Dani menambahkan hal ini dilakukan secara sengaja dan sudah direncanakan. Pelaku sudah mempersiapkan semuanya secara matang. Bahkan ketika berita tersebut telah terungkap, pelaku juga melakukan upaya penghilangan barang bukti.

“Tentunya ini adalah unsur sengajanya sangat terpenuhi. Pelaku sudah mempersiapkan, melalui perbuatan secara pribadi, yang bersangkutan juga sudah melakukan upaya penghapusan barang bukti yang disebarkan,” terang Dani.

Pelaku mencoba menghilangkan barang bukti dengan menghapus akun media sosial dan membuang ponselnya. BBP bahkan melarikan diri hingga ke Sragen.

Selain BBP, pihak berwajib sebelumnya telah mengamankan tiga tersangka penyebar konten hoaks tersebut. Ketiganya ditangkap secara terpisah di daerah berbeda.

Tanggapan Fadli Zon

Terkait dengan penangkapan penyebar berita bohong ini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ikut angkat bicara. Ia menyatakan bahwa pelaku tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurutnya tidak ada nama pelaku dalam daftar relawan BPN. Pernyataan tersebut seolah menyanggah informasi yang beredar di media sosial yang menyatakan bahwa pelaku adalah ketua Dewan koalisi Relawan Nasional Prabowo.

Baca Juga  Ini Kata UGM Soal Cashback 60 Persen Pembayaran UKT Pakai OVO

“Saya kira tidak ada tuh nama relawan kami yang terdaftar atas nama itu atau organisasinya,” ujar Fadli.

Ia justru merasa pihaknya dirugikan dengan adanya kasus tersebut. Ia menilai penegak hukum hingga kini selalu tumpul kepada pihak yang dekat dengan penguasa dan tajam terhadap pihak oposisi.

“Kami sampaikan bahwa selama ini kami yang dirugikan dalam banyak hal, termasuk isu penegakan hukum termasuk hoaks ini selalu tumpul kepada pihak yang dianggap dekat dengan penguasa tapi tajam terhadap oposisi atau pihak yang kritis terhadap pemerintah,” kata Fadli.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.