Empat Terduga Teroris Ditangkap di Banten, Satu Tewas
Ilustrasi Terorisme @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Pelaku bom panci berhasil dilumpuhkan polisi dalam kondisi meninggal dunia. Korban dievakuasi dari lokasi dan langsung dibawa ke rumah sakit Rumah Sakit Sartika Asih untuk proses pemeriksaan.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, pelaku dilumpuhkan setelah sebelumnya melakukan tindakan yang dianggap membahayakan. Saat dikepung aparat Brimob Polda pelaku melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan.

“Belum bisa kita ketahui pasti identitasnya. Sementara pelaku masih satu orang, tetapi tidak menutup kemungkinan ada rekan lainnya . Nanti akan kita jabarkan, kita beritahukan kalau memang ada rekan lain,” kata Anton dalam keterangannya, Senin (27/2).

Sebuah ledakan terjadi Senin (27/2) sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Lapangan Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Saksi mata mengatakan ledakan berasal dari panci yang dibawa oleh seseorang yang tidak dikenal.

Suara ledakan terdengar sangat keras menyerupai letusan petasan besar. Pelaku sebelumnya datang dengan membawa sepeda motor dan langsung menaruh panci tersebut di atas meja di ujung lapangan tepatnya di seberang sekolah SD Kresna Pandawa.

Setelah terjadi ledakan yang berasal dari panci, pelaku langsung berlari menuju ke arah Kantor Kelurahan Arjuna dengan membawa sebilah pisau di tangan. Pelaku juga membentak-bentak kepada pengguna jalan atau warga yang berjalan di lokasi.

Pelaku berlari menuju ke arah lantai 2 Kantor Kelurahan sambil mengamuk dan melemparkan kursi ke arah lantai 1. Pelaku sulit diajak berkomunikasi dikarenakan emosi yang sedang labil. Pegawai staf kelurahan dan warga sekitar langsung melakukan evakuasi dan mensterilkan area untuk dilaksanakan penindakan.

Pihak keamanan mengepung pelaku di sekitar area Kantor kelurahan dan mendapat perlawanan dari pelaku dengan meletuskan senjata. Selain itu pelaku juga sempat berusaha melakukan pembakaran.

“Perlu dilakukan tindakan tegas karena pelaku juga melakukan pembakaran. Karena itu ada pemadam kebakaran. Di sini kan padat sekali,” kata Anton.

“Untuk jenis senjata yang diamankan, belum bisa diumumkan. Ada rangsel diamankan oleh tim Jihandak. Jenis bom low eksploisif, pastinya masih dimintakan keterangan ke Jihandak,” sambungnya.

Anton juga belum bisa mengatakan jaringan pelaku,  karena masih dalam tahap identifikasi pelaku.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.