KOTA MALANG– Bundaran Patung Geni Tentara di dekat Stadion Gajayana tiga bulan ini kerap dijadikan putar balik kendaraan. Hal itu terjadi dikarenakan tertutupnya jalan kendaraan dari jalan Bromo untuk menuju ke jalan Kawi.

Namun, dengan banyaknya kendaraan yang lewat bundaran tersebut tidak diikuti oleh putaran jalan yang nyaman digunakan kendaran untuk berputar balik.

“Itu terlalu menikung kan makanya banyak yang agak lambat di situ,” kata Handi Prianto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jumat (12/7).

Untuk itu, kini pihaknya berencana akan menggeser patung agak ke utara sehingga kendaraan bisa lebih mudah saat memutar dan mengurangi kemacetan karena melambatnya kendaraan.

“Kita akan geser ke utara sedikit, biar agak enak digunakan nantinya,” kata Handi ke radarmalang.id.

Selanjutnya, ia menjelaskan, pergeseran itu akan tetap mempertahankan keaslian patung dan juga arah menghadap patung tembaga tersebut, yakni ke timur

“Semuanya kita jaga dari arah hadap sampai heritagenya,” kata Handi.

Bahkan, imbuh ia, pihaknya akan memberikan median taman untuk mempercantik patung tersebut. “Ini perlu waktu lama juga karena nanti ada taman juga di sana,” imbuh Handi.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.