MALANG KABUPATEN – Masyarakat Indonesia pasti sudah sangat familiar dengan nugget ayam. Tapi bagaimana dengan nugget patin?

Itulah yang saat ini tengah dikembangkan oleh Kelompok 73 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Mereka mengajak warga untuk membuat nugget berbahan dasar ikan patin.

Nugget patin dipilih setelah Kelompok 73 KKN UMM melakukan observasi di desa tersebut. Mereka melihat bahwa ikan patin menjadi salah satu komoditas yang banyak dikembangkan oleh warga desa.

“Namun, harga ikan mentah di pasaran kerap naik turun. Petani kerap mengeluh ketika harganya anjlok,” kata koordinator desa Kelompok 73 KKN UMM Ilham Wahyu P.

Tapi, ketika ikan itu diolah menjadi nugget, harganya cenderung stabil.

Apalagi, ikan patin yang digunakan untuk bahan dasar nugget tidak harus memiliki ‘grade A’. Baik itu dari segi ukuran, maupun kualitas.

Singkatnya, ikan yang tidak lolos sortiran di tingkat pengepul itulah yang bisa diolah untuk nugget.
Di sisi lain, program pengolahan nugget patin ini mendukung gerakan gemar makan ikan yang digencarkan pemerintah. Bentuk dan rasa nugget ikan diharapkan bisa menarik minat anak-anak kecil.

Pewarta : Kurniawan Saputra
Foto : Istimewa
Editor : Indra Mufarendra

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.