Nenek Sebatang Kara Tewas Tertabrak karena Balap Liar
ilustrasi @sindo

MALANGTODAY.NET – Seorang nenek yang hidup sebatang kara tewas secara mengenaskan setelah sekelompok pemuda di bawah umur yang melangsungkan aksi balap liar menabraknya.

Aksi balap liar yang sering dilakukan kaum remaja di wilayah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah menewaskan Sumiati (74) warga Jalan Raya Pematang Kambang Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

Pelaku aksi balapan liar yang menabrak Sumiati diketahui anak di bawah umur berinisial AL dan OT yang berboncengan mengendarai Suzuki Satria F.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu (3/5) sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Pematang Ubar Desa Pematang Panjang.

Sore itu, sejumlah remaja dengan tiga unit sepeda motor diduga sedang melakukan aksi balapan liar. Warga yang merasa resah sempat menegur para pelaku balapan liar untuk menghentikan aksinya. Namun teguran warga tersebut tidak diindahkan pelaku.

Sampai akhirnya nenek Sumiati yang sedang berjalan di lokasi balapan liar itu tertabrak, terseret di aspal puluhan meter dan meninggal di tempat kejadian dengan luka berlubang pada kepala, wajah dan lutut, bahkan pada petur korban ada bekas ban sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Seruyan, Iptu Beno Hertanto menjelaskan penyidik menjerat pengendara yang menyebabkan orang lain meninggal dunia sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 310 ayat 4 tentang lalu lintas dengan ancaman pidananya enam tahun.

“Berhubung yang pelaku ini masih di bawah umur atau belum genap 18 tahun, maka peradilannya disesuailkan dengan pidana anak. Jadi dalam penyidian kita berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta melibatkan orang tuanya untuk melakukan pendampingan,” katanya. Demikian dikutip dari Antara.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here