KOTA MALANG – Selasa sore (15/10), Densus 88 menangkap seorang laki-laki terduga teroris di Jalan Kedawung. Dalam operasi tersebut, polisi juga turut mengamankan istri terduga teroris tersebut.

Setelah itu, Densus 88 menggeledah rumah di Jalan Jalan Papa Biru II, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

“Kira-kira jam 16.00 ada banyak polisi. Pakai rompi, senjatanya besar-besar, bawa K-9 juga. Saya kaget waduh kenapa ini, saya kira grebekan narkoba. Sampai habis Maghrib,” ujar satpam setempat yang enggan disebut namanya.

Pagi ini (16/10) radarmalang.id kembali meninjau rumah bercat putih itu. Saat ini rumah tersebut dijaga satpam setempat dan anggota Bhabinkamtibnas.

Satpam setempat mengatakan rumah tersebut jarang dihuni. Hanya terkadang ada mahasiswi yang disinyalir sebagai adik dari istri terduga teroris, berkunjung.

Sementara sepasang suami istri yang diamankan Densus 88 malah jarang berada di rumah tersebut.

“Ya cuma ada adeknya itu yang kuliah, cuma masuk bentar terus tidur di rumah temennya. Kan nggak berani sendirian. Kalau yang ditangkap itu bener-bener jarang (datang), sebulan belum tentu,” bebernya.

Satpam ini juga menceritakan bahwa 5 tahun yang lalu, rumah tersebut sempat menjadi markas satpam.

“Ya terus direnovasi. (pemiliknya) udah nggak pernah di sana. Kayaknya itu orang Kediri,” imbuhnya.

Kondisinya pun saat ini cukup kotor. Meski catnya terlihat baru, namun halamannya nampak tidak terawat.

Sementara, Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera membenarkan adanya penangkapan terduga teroris. “Iya ada penangkapan (di Malang), da perintah untuk menangkap jaringan teroris yang ada,” jelasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.