Nekat, Pelaku Curanmor Beraksi Saat Konser Musik di Kantor Gubernur Jambi
Ilustrasi @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Siswa kelas lima SD berinisial DM (12), diciduk jajaran Kepolisian Pekanbaru lantaran kedapatan melakukan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor bersama remaja lain, YN (16).

“Tersangka curanmor YN mengakui bahwa dia melakukan kejahatan itu di tempat pesta pernikahan bersama DM,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino di Pekanbaru, Jumat (17/3).

Penangkapan dilakukan terhadap DM pada Kamis (16/3) dalam dugaan curanmor roda dua Merek Kanzen Black Solid tahun 2005. Pencurian dilakukan di Jalan Perkasa Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir milik korban Syofian (45).

Pencurian dilakukan pada Sabtu (11/2) sekitar jam 15.00 WIB. Pelapor sebelumnya memarkirkan motornya di parkiran tempat undangan pesta pernikahan dan waktu mau pulang sepeda motor yang dibawa sebelumnya sudah tidak ada di parkiran.

“Sepeda motor tersebut dijual kepada Yanto (43),” imbuh Dodi.

Tertangkapnya murid SD itu berawal dari tertangkapnya YN oleh Tim Polisi yang mendapat informasi bahwa ada seseorang menawarkan sepeda motor tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan dan dokumen Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Mendengar hal tersebut tim opsnal langsung melakukan penyelidikan Ternyata benar ada sepeda motor yg mau dijual tanpa ada Dokumen STNK dan BPKB. Bahkan mana nomor polisi sudah tidak ada. Kemudian ditangkap YN (16th) mengaku bahwa melakukan curanmor hanya sendiri Sepeda motor merek Turbo Strong warna biru tahun 2002.

Akan tetapi setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan tersangka mengakui bahwa juga melakukan curanmor dengan pelaku lainnya. Salah satunya diakui dengan Murid SD tersebut.

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here