KOTA MALANG – Polres Malang Kota siang ini (17/9) sudah memeriksa 4 saksi untuk mendalami kebenaran pesta miras di Jalan Simpang Candi Panggung. Selain saksi, tim Satreskrim juga menggeledah 3 lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi penjualan miras.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 12 orang diduga mengkonsumsi miras oplosan pada Sabtu (14/9) malam di Punden Beji Sari, Kelurahan Mojolangu. Dari belasan orang itu 3 diantaranya meninggal dan 9 lainnya kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Kota Malang.

“Saksi kami periksa ini bukan di lokasi kejadian, tapi yang sempat mengetahui orang-orang itu pergi ke lokasi (pesta miras),” terang Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander.

Nantinya, tidak menutup kemungkinan saksi akan ditambah. Supaya polisi dapat menambah petunjuk informasi kebenaran kabar penyebab meninggalnya 3 warga Kelurahan Mojolangu itu.

“Minimal kami dapat saksi orang yang melihat atau lewat di tempat kejadian. Agar kami mendapat petunjuk yang lebih banyak,” lanjutnya.

Untuk 3 lokasi penggeledahan saat ini pun masih dirahasiakan pihak kepolisian. Yang jelas dari 3 tempat tersebut salah satunya ditemukan botol air mineral yang sudah kosong.

“Kami juga sudah mengantongi informasi dari masyarakat juga tentang warung-warung yang punya indikasi menjual miras oplosan itu,” tambah Dony.

Jika oknum penjual miras oplosan nanti terbukti bersalah maka akan dijerat UU no 23 tahun 1992 tentang kesehatan. Pelakunya akan diganjar hukuman penjara minimal 5 tahun.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.