Ilustrasi UNBK (Istimewa)

MALANGTODAY.NET –  Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tinggal beberapa minggu lagi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pelaksanaan UNBK tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 13 persen.

Jumlah ini meningkat 1,2 juta siswa dibanding tahun lalu. Tahun lalu jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 6,3 juta atau 78 persen. Kenaikan tersebut mencapai angka 91 persen. “Ada kenaikan tahun ini, ada 7,5 juta siswa atau 91 persen yang akan mengikuti mengikuti UNBK,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta.

Seperti dilansir dari Detiknews, Kamis (21/3/2019), menurutnya, hal ini ada kaitannya dengan moda yang naik sangat mencolok. Sementara (total) siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) adalah 8,3 juta siswa. Jumlah ini berasal dari 103 ribu sekolah, madrasah, dan kesetaraan paket B dan paket C.

Mantan rektor Universitas Muhamadiyah Malang ini mengatakan lebih lanjut, secara prinsip, tidak ada perubahan kebijakan dari tahun lalu. “Kemudian komposisi soal sama dengan tahun lalu, ada soal dengan kategori mudah 25-35 persen, kemudian sedang 50-60 persen, dan kategori berpenalaran tinggi itu 10-15 persen,” jelasnya.

Mata pelajaran yang diuji juga tidak berbeda dibanding tahun sebelumnya, yakni empat pelajaran. Sementara untuk program paket kesetaraan, ada tujuh pelajaran yang diujikan kepada siswa.

Pelajaran yang diujikan di SMK: bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan teori kejuruan.

Pelajaran yang diujikan di SMA: bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, satu mata pelajaran jurusan (IPA: kimia, biologi, fisika sementara IPS: geografi, ekonomi, dan sosiologi).

Pelajaran yang diujikan di SMP: bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan IPA.

Sesuai dengan Ujian yang Lain

Muhadjir mengatakan UNBK yang dilakukan di 91 persen lembaga pendidikan sudah dapat diterima, karena model ujian seperti ini sudah diterapkan untuk tes CPNS, ujian Polri, maupun PPPK. Namun dia berharap tim IT bisa mempersiapkan infrastruktur jaringan agar UNBK bisa berjalan lancar.

Dia mengatakan UN tahun ini akan lebih dulu diselenggarakan di SMK yakni pada 25-28 Maret. Kemudian UN di SMA pada 1, 2, dan 4 April. UN susulan SMK dan SMA pada 15-16 April. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.