Masih Ada Pelajar SMK Tak Bisa Membaca, Kok Bisa?
Ilustrasi (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Kepala SMA PGRI Kota Jayapura, Janet Berotabui di Jayapura, Jumat, mengatakan banyak siswa di sekolahnya tidak bisa membaca.

“Kebanyakan siswa yang tidak bisa membaca ini dari wilayah pedalaman Papua, kami tetap berupaya untuk mengajar dan mendidik mereka,” ujarnya, seperti dikutip dari ANTARA.

Janet tidak menyebutkan jumlah total siswa yang tidak bisa membaca dan tidak bisa menggunakan komputer, padahal, semenjak masuk sekolah, para guru di sekolah itu berupaya untuk mengajarkan mereka untuk mengeja huruf.

“Selain tidak bisa membaca, siswa kami juga tidak bisa menggunakan komputer, pegang mouse komputer saja tangan gementar,” ujarnya.

Janet menambahkan bahwa, mayoritas siswa yang masuk dan bersekolah di sekolah tersebut memang asli orang Papua .

Janet mengatakan kalau, para siswa tidak bisa menggunakan komputer karena hingga kini sekolahnya belum memiliki laboratorium komputer.

“Kami belum punya laboratorium komputer, fasilitas berupa komputer juga tidak ada,” ujarnya.

Hingga kini, kata dia, pihaknya masih berupaya untuk melobi bantuan komputer ke sejumlah instansi terkait pendidikan termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.

“Kami sudah ajukan sejumlah proposal terkait permintaan laboratorium komputer ke pimpinan Yayasan PGRI dan juga ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, tapi sampai sekarang belum ditanggapi,” ujarnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here