JawaPos.com – Tersangka kasus dugaan korupsi Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Sjamsul Nursalim dan istrinya, Ijtih Nursalim kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK akan mempertimbangkan langkah lebih lanjut atas mangkirnya Sjamsul dan istrinya dari panggilan penyidik.

“KPK akan mempertimbangkan langkah lebih lanjut yang akan dilakukan terkait dengan dua kali ketidakhadiran tersangka ini,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/7).

Sebab Sjamsul dan istrinya, mangkir pada panggilan pertama pada Jumat (28/6) lalu dan hari ini, Jumat (19/7). Terkait langkah lanjutan tersebut, Febri enggan menjelaskan secara rinci hal apa yang akan ditempuh KPK.

Padahal dalam pemanggilan keduanya, lembaga antirasuah menggandeng komisi antikorupsi Singapura, Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB). Surat panggilan pemeriksaan pun telah dikirim ke lima alamat berbeda di Indonesia dan Singapura.

Selain mengantarkan surat panggilan pemeriksaan tersebut, KPK juga meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia mengumumkannya di papan pengumuman kantor KBRI Singapura.

“Dalam beberapa waktu ke depan KPK tetap akan meneruskan penyidikan kasus BLBI dan telah mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang diperlukan,” ujar Febri.

KPK menetapkan Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI. Penetapan ini merupakan pengembangan dari perkara mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.

Dalam kasus ini, Sjamsul dan Itjih diduga diperkaya atau diuntungkan sebesar Rp 4,58 triliun. Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Sjamsul dan Itjih disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.