KOTA BATU – Setelah portal penghalang kendaraan berat di kawasan jurang klemuk dihajar tiga kali, Dinas Perhubungan Kota Batu memperkuat dua portal di kawasan Jalan Rajekwesi. Tidak hanya menambahkan semen cor pada besi vertikal, namun pada besi horisontal ditambahkan kawat duri dan diperbesar ukurannya.

“Kalau penambahan semen cor itu agar besi penopang tidak gampang roboh. Sedangkan penambahan kawat duri tentu bisa menghambat kendaraan yang memaksa masuk,” jelas Kabid Lalin Dishub Kota Batu Hariadi. Ia juga menambahkan dalam perbaikan portal klemuk tersebut, Dishub Kota Batu juga dibantu oleh warga sekitar karena kawasan tersebut merupakan blackspot sehingga banyak meresahkan warga ketika terjadi kecelakaan.

Lebih lanjut, Hariadi mengungkapkan ke depannya pihak Dinas Perhubungan Kota Batu juga akan berkoordinasi dengan Polres Kota Batu untuk memberikan sanksi terhadap pengguna kendaraan bermotor ketika memaksakan menerobos portal penghalang. “Soalnya selama ini kami tidak bisa menindak. Jika ada sanksi tersendiri dari pihak kepolisian maka kami juga bisa menghemat bahan baku pembuatan portal,” terangnya.

Terpisah Bambang Dimas Wiwosetyo salah satu tetua di Jalan Rajekwesi Desa Pandesari menjelaskan warga kawasan jalur alternatif kecamatan pujon dan Kota Batu telah melakukan selamatan jalan untuk meminimalisir kendaraan yang menerobos portal tersebut. “Ya cuma tiga kali itu diterjang. Sampai sekarang tidak ada lagi dan semoga kedepannya tidak terjadi lagi,” tukas pria yang akrab disapa Mbah Wo itu.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.