KOTA MALANG – Di era 4.0 apa sih yang nggak digital? Bahkan sistem manajemen pun kini tak lepas dari digitalisasi dan globalisasi. Menghadapi era ini, Jurusan Manajrmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) tak mau kecolongan start.

Kemarin (10/10) sebanyak 200 mahasiswa S1, S2, dan S3 mengikuti kuliah tamu. Kuliah yang masuk dalam rangkaian three in one program itu diisi oleh profesor asal Universiti Malaysia Pahang, Dr. Yudi Fernando.

“Saat ini pemilihan sumber bahan baku, produksi, rantai pasok dan distribusi telah melalui lintas negara. Sehingga diperlukan sistem teknologi informasi dan SDM yang mumpuni,” kata Yudi di Gedung F Lantai 7 FEB UB.

Ia mengatakan, saat ini aspek keamanan dalam pemasokan bahan pun masih rawan. Ditemukan sekitar 40 sampai 60 persen perusahaan di Amerika tidak memiliki sistem pengamanan yang baik.

Ini menurutnya merupakan ancaman tersendiri pada perusahaan rantai pasokannya terintegrasi dari upstream sampai downstream dalam supply chains. Sementara digitalisasi supply chain saat ini menggunakan prinsip 9 pilar industrial revolution 4.0 dimana sistem makin terbuka.

“Konsumen memberikan tekanan pada perusahaan untuk menghasilkan barang yang berkualitas, ramah lingkungan, harga yang terjangkau dan barang dikirim cepat serta akurat,” bebernya.

Perlu diketahui, kuliah tamu kemarin merupakan rangkaian three in one program. Dimana mahasiswa di program ini akan diajar dosen internal, praktisi, dan profesor luar negeri.

“Dengan visit dosen ini kami harap mahasiswa dapat membuka lebar wawasannya. Sehingga ketika melakukan research tak sekadar jadi syarat lulus. Tapi berkualitas dan bermanfaat bagi kehidupan,” ujar Ketua Three in One Program, Risca Fitri Ayuni, SE, MM, MBA, CMA.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.