WAGIR – Untung tak bisa diraih, malang tak bisa ditolak. Peribahasa itu agaknya cocok untuk menggambarkan nasib yang harus diterima Suparno Arifin, warga Dusun Niwen, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir.

Kemarin (15/8), sekitar pukul 07.00, lantai dua kediamannya habis dilalap api. Kanitreskrim Polsek Wagir Aiptu Gatot menjelaskan, kasus itu awalnya diketahui oleh istri korban, Kasminah.

”Pemilik rumah menyalakan tungku kayu yang terletak di lantai dua rumahnya untuk memasak nasi. Pemilik rumah lantas meninggalkannya. Dia langsung bergegas kerja mengangkut sampah di rumah tetangga kampungnya,” kata Gatot.

Dari hasil identifikasi awal petugas, diketahui bila lantai dua rumah Suparno juga dipergunakan untuk menyimpan barang-barang rongsokan yang dia dapat dari mengumpulkan sampah.

”Diperkirakan api dari tungku menyambar barang bekas yang mudah terbakar itu sehingga mengakibatkan api membesar,” kata dia. ”Begitu sadar kalau lantai dua rumahnya terbakar, Bu Kasminah berteriak minta tolong kepada warga sekitar sehingga api tidak sampai menjalar ke rumah di sekitarnya,” tambah Gatot.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, atas kebakaran itu, Suparno diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.