KEPANJEN – Perkembangan infrastruktur jalan di Kabupaten Malang coba diimbangi dinas perhubungan (dishub) dengan merancang beberapa program. Tahun depan, mereka berencana untuk mengusulkan anggaran senilai Rp 34 miliar.

Jumlah dana itu bakal di-plot untuk melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) penunjang lalu lintas (lalin). ”Terutama kaitannya dengan operasional exit Tol Pakis yang dalam waktu dekat ini infonya akan segera beroperasi,” kata Kepala Dishub Kabupaten Malang Ek Hafi Lutfi.

Mantan kepala BPBD itu menuturkan bahwa pihaknya telah memetakan empat titik area traffic control system (ATCS) untuk tahun depan. Tersebar di Exit Tol Singosari sampai Karanglo, Exit Tol Pakis, Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, serta simpang Gondanglegi yang mengarah ke pantai selatan.

”Seluruhnya terhubung dengan room control yang sekarang juga sedang kami persiapkan di Talangagung,” sambung Hafi.

Untuk mengoperasikan sistem tersebut, dia menuturkan bahwa dirinya membutuhkan empat orang operator profesional di bidang IT. Selain ATCS, Hafi juga menuturkan bahwa pihaknya memerlukan alokasi anggaran untuk penyediaan paku jalan serta rambu lalu lintas.

”Terutama di sekitar Exit Tol Pakis, di sana masih kurang sekali untuk paku jalannya. Ditambah lagi rambu untuk zona aman sekolah juga masih terbatas, padahal di sekitar sana ada banyak sekali aktivitas pendidikan,” terang Hafi.

Seiring dengan berjalannya waktu, Hafi berharap penanganan lalu lintas di kawasan hectic dan rawan terjadi kemacetan bisa segera ditangani.

”Terutama juga yang menuju kawasan wisata ya karena semakin ke sini tingkat kunjungan pariwisata ke kabupaten juga terus meningkat, kami juga terus berkoordinasi dengan aparat, baik dengan satlantas maupun TNI dan tim di masing-masing wilayah supaya lalu lintas tetap kondusif,” tutup Hafi.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.