JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Jawa Timur. Penggeledahan di tiga lokasi terpisah ini dilakukan terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD yang menjerat Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

“Hari ini penyidik melakukan penggeledahan untuk tersangka SPR (Supriyono) TPK suap terkait pengadaan barang dan jasa di pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2018,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andrati di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Penggeledahan tersebut dilakukan di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, rumah Kadis Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan rumah mantan Sekda Provinsi Jatim. Namun, Yuyuk belum menjelaskan secara rinci terkait pengeledahan tersebut.

Dalam kasus ini, Supriyono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD-P Tulungagung 2015-2018. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo yang telah divonis 10 tahun penjara.

Supriyoni diduga menerima uang sebesar Rp 4,8 miliar, selama periode 2015-2018 dari mantan Bupati Tulung Agung Syahri Mulyo terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.