Usai Jalani Operasi Membran, Mata Novel Tak Boleh Terkena Air
Novel Baswedan disiram air keras @MalangToday/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mencari waktu yang tepat soal penyidiknya Novel Baswedan yang akan dimintai keterangan oleh Polri dalam penyidikan kasus penyiraman air keras.

“Terkait dengan rencana pemeriksaan Novel sebagai saksi korban, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polri. Sekarang kami mencari waktu yang tepat,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (8/5).

Namun, kata Febri soal pemeriksaan terhadap Novel itu, tentu juga perlu mendengar dan mendapatkan arahan dari pihak dokter ahli yang bertanggung jawan dalam proses perawatan Novel selama ini.

“Sejauh mana proses pemeriksaan bisa dilakukan dan dalam kondisi apa itu dapat dilakukan. Karena ada kondisi-kondisi yang sangat berisiko secara medis yang perlu dihitung,” tuturnya.

Selain itu, kata Febri, tentu saja karena pemeriksaan akan dilakukan di luar wilayah Indonesia tentu perlu koordinasi juga dengan pihak setempat di mana Novel masih menjalani perawatan di Singapura sampai saat ini.

“Jadi tidak bisa kemudian pemeriksaan dilakukan seperti halnya pemeriksaan dilakukan di Indonesia. Namun lebih dari itu, kami cukup percaya tim yang menangani kasus ini tanpa perlu harus mendengar, melakukan pemeriksaan pada saksi korban sepatutnya sudah bisa menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan serangan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna meminta keterangan penyidik lembaga antirasuah itu.

“Kami mempersiapkan administrasi tentunya berkoordinasi dengan KPK bersama-sama ke sana (Singapura) untuk mendapatkan izin,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Senin.

Kombes Argo mengatakan penyidik Polda Metro Jaya bersama KPK akan mendatangi Novel di Singapura guna meminta izin tim dokter memeriksa penyidik senior KPK itu. Argo menuturkan polisi membutuhkan keterangan Novel sebagai korban penyiraman cairan kimia yang dilakukan orang tidak dikenal.

Argo menyatakan penyidik Polda Metro Jaya akan berangkat ke Singapura jika pihak KPK memberikan persetujuan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here