Kubu Prabowo Usul Kotak Suara Disimpan di Militer, KPU: Sudah Punya!
Ilustrasi kotak suara dari kardus @Sorot Kulon Progo

MALANGTODAY.NET – Isu netralitas aparatur sipil negara (ASN) beberapa kali menjadi tajuk utama dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno kemudian mengusulkan agar kotak suara disimpan di militer agar lebih aman.

Dilansir dari DetikNews, Minggu (3/3/2019), Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengusulkan agar kotak suara disimpan di tempat netral, yakni tempat tentara. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara BPN, Andre Rosiade.

“Ada usulan dari teman-teman, kalau memang camatnya udah nggak netral, wali kota, bupatinya nggak netral, kenapa kita nggak taruh di tempat tentara saja? Supaya benar-benar kotak suara yang kardus ini aman,” usul Andre pada Kamis (28/2/2019) lalu.

Usulan tersebut juga disetujui oleh calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno. Menurutnya, banyak statement berkembang dari perangkat pemerintahan untuk mendukung pemerintahan sekarang dikhawatirkan bisa merusak netralitas.

“Khawatir bahwa netralitas yang diharap, dijunjung tinggi oleh penyelenggaraan itu dan perangkat desa ini juga jadi sorotan. Kita kembalikan pemilu yang jujur dan adil, kembalikan kepercayaan masyarakat,” tutur mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih untuk tidak mengikuti saran tersebut karena enggan dicurigai lagi. Ketua KPU Arief Budiman menegaskan bahwa KPU telah memiliki gudang penyimpanan dan mekanisme tersendiri yang telah berjalan baik selama ini.

“KPU sudah punya mekanismenya. KPU sudah mengatur itu dan itu kita sudah jalankan sampai dengan hari ini, sudah baik dalam pemilu nasional dan pilkada semua berjalan baik-baik saja,” kata Arief. (sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.