Korban Lombok Pembenci Jokowi Tulis Surat untuk Presiden, Isinya Bikin Trenyuh!
Ilustrasi Vector Karakter Jokowi @MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo memang selalu menjadi sorotan media. Beragam kebijakan yang ditetapkannya tak jarang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Indonesia. Perdebatan ini bahkan menjurus ke ranah social media yang pada akhirnya memunculkan istilah tersendiri untuk pendukung Jokowi dan pengkritik presiden RI ini.

Baru-baru ini, tindakan Jokowi kembali memicu debat kusir di social media. Apalagi kalau bukan aksinya dalam pembukaan Asian Games 2018 yang ternyata dilakukan oleh stuntman. Aksinya tersebut mendapatkan kritik tajam dari beberapa pihak yang menilai presiden lebih memilih menghadiri pesta yang menghamburkan dana besar ketimbang korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga: Heboh di Medsos, Ratu Elizabeth Pernah Lakukan Hal Lebih Ekstrim dari Jokowi

Meskipun pemerintah telah berupaya mengerahkan bantuan untuk korban Lombok, nyatanya masih ada pihak-pihak yang mengkritisi. Upaya pemerintah itu.

Namun baru-baru ini, telah beredar di social media sebuah surat yang ditulis dari seseorang yang mengaku pembenci Jokowi. Penulis surat tersebut adalah Muh. K. Anwar, salah satu warga Lombok Utara yang kebetulan menjadi korban bencana.

Dalam surat tersebut, ia mengakui bahwa dirinya adalah salah satu dari sekian banyak pihak yang menaruh kagum pada kinerja Jokowi selama memimpin RI. Bahkan, ia mengaku tak rela melihatnya kembali menjadi presiden.

Berikut isi surat Anwar yang dimuat dalam akun Instagram @memepolitikindonesiaofficial.

Baca Juga: Jokowi Minta Pendukung Berani Diajak Berkelahi, Gerindra: Itu Anjuran Kekerasan

Quote Jokowi yang Bikin Melting

Selain isi surat tersebut yang cukup menarik, akun ini turut menambahkan quote mantan walikota Solo tersebut. Dalam kutipan itu, ayah Kaesang Pangarep menekankan akan seni menjalani kehidupan yang intinya adalah kerja, kerja dan kerja. Slogan tersebut yang kemudian dijadikan dasarnya untuk memimpin negara ini.

Tak hanya itu, ia juga seolah-olah menampik segala komentar miring yang mengiringi perjalanan kinerjanya dengan ungkapan yang begitu tegas.

Berikut isi kutipannya:

Hidup adalah tantangan, jangan dengarkan omongan orang yang tidak jelas, yang penting kerja, kerja, dan kerja. Kerja akan menghasilkan sesuatu, sementara omongan hanya menghasilkan alasan,”


Penulis : Raka Iskandar
Editor : Raka Iskandar

Loading...