ilustrasi pemukulan

MALANGTODAY.NET – Setelah mendapati kontributornya, Soni Misdananto (30) dianiaya oknum TNI, Manajemen Net TV  langsung melaporkan kejadian tersebut ke Detasemen Polisi Militer (DenPOM ) di Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (02/10) malam.

Rombongan Net TV yang dipimpin oleh Kepala Biro Jawa Timur Net TV Mustika Muhammad, turut mengajak Soni mendatangi DenPOM. Mereka tiba di DenPOM V/I Madiun sekitar pukul 23.30 WIB dengan didampingi oleh perwakilan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri dan sejumlah wartawan Madiun yang tergabung dalam Forum Wartawan se-Eks Keresidenan Madiun (FWM).

“Kami sepakat melaporkan oknum TNI AD yang telah melakukan tindak pemukulan kepada wartawan untuk diproses secara hukum. Meski sudah ada permintaan maaf dan secara institusi kami juga sudah memaafkan, namun anggota TNI yang bersalah harus dihukum,” ujar Mustika kepada wartawan.

Dilansir kompas, selain mendesak penanganan kasus ini secara hukum, Manajemen Net TV juga melaporkan tindak kekerasan terhadap wartawan tersebut ke Dewan Pers. Pasalnya perbuatan kekerasan yang dilakukan anggota TNI kepada jurnalis itu dinilai telah  melanggar Undang-Undang Pers.

Kedatangan mereka diterima oleh Komandan Denpom V/1 Madiun Letkol CPM Moh Sawi, Komandan Yonif Para Raider 501, Wakil Komandan Yonif Para Raider 501, dan Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Condro Purnomo.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri Adnan Subagyo menyatakan sangat mendukung upaya yang ditempuh oleh manajemen Net TV.

“Upaya jalur hukum ini agar peristiwa kekerasan oleh oknum TNIkepada jurnalis tidak terulang,” kata Adnan. (kmp/ind)

 

Loading...