GONDANGLEGI – Karena berusaha kabur saat hendak ditangkap, kelima orang yang merupakan komplotan pencuri spesialis sepeda motor yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Gondanglegi, Rabu (16/10) harus di-dor di lokasi penangkapan. Timah panas pun bersarang di kaki kelimanya.

Kapolsek Gondanglegi, AKP Agus S Hariyanto berujar, petugas harus melakukan penindakan tegas kepada para tersangka karena pada saat hendak ditangkap, mereka berusaha melawan dan kabur.

Kelima anggota komplotan yang terdiri dari Edi Yulianto alias Bebek, pria 32 tahun warga Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Andika alias Mimin, 22 tahun, Faisal alias Gendut, 20 tahun, Mas Had, 25, serta Deni, 22 tahun yang tercatat warga Dampit, Kabupaten Malang kini ditangkap polisi.

“Alasan mereka dilumpuhkan karena melawan petugas, kemudian dikhawatirkan menghilangkan barang bukti sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Agus.

Pasalnya, selain mendapati barang bukti puluhan sepeda motor hasil kejahatan, polisi juga menemukan pil dobel L sekitar 100 butir yang disimpan di tas salah satu tersangka. Mereka diduga kuat mengonsumsi pil tersebut. Barang bukti lain seperti handphone dan onderdil motor juga ditemukan di TKP penangkapan tersangka.

Bebek, otak utama yang dulunya adalah tukang bangunan mengaku menjual motornya curian tersebut di berbagai wilayah, termasuk yang paling laris di Kabupaten Lumajang.

“Kami sudah banyak melakukan pencurian motor. Kalau jenis matic Vario sama Scoopy kami jual Rp 2,6 juta. Yang mudah motor jenis matic kalau pakai kunci T jenis motor seperti Ninja susah karena dalam lubang kontaknya,” aku Bebek.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.