KOTA BATU – Angin kencang dengan debu yang pekat memporak-porandakan rumah warga Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu kemarin (20/10). Sejumlah warga menceritakan kondisi rumah mereka saat diterjang angin.

“Atap saya itu sudah melayang-layang di udara. Parabola saya, itu udah hilang nggak tahu kemana dibawa angin. Itu kejadiannya awalnya dini hari. Ya Allah, saya takutnya bukan main,” cerita warga Desa Sumberbrantas, Intan Yuliani.

Dikatakannya, hingga pagi hari angin belum juga reda. Justru semakin siang semakin membabi buta. “Jendela itu kebuka sendiri. Saya nangis, nderedeg nggak karuan. Untung sorenya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) datang kita langsung turun,” ceritanya.

Cerita serupa juga diutarakan warga Desa Sumberbrantas lainnya, Slamet. Pria berusia 30 tahun ini mengatakan kondisi rumahnya yang rusak parah bagian atapnya. Ia pun mengatakan sempat kebingungan akan melapor dan harus kemana.

“Bingung saya pagi itu, saya nggak berani keluar rumah. Saya sama istri dan 2 anak saya ketakutan setengah mati. Baru sore kami dievakuasi. Nggak sempet bawa baju juga,” ceritanya.

Sementara Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan hingga kini tercatat 1270 orang mengungsi di titik posko BPBD Kota Batu. Sementara sekitar 800 orang mengungsi di rumah sanak saudara.

“Tim kami bersama BMKG dan bu walikota saat ini juga berada di lokasi bencana untuk meninjau,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.