Tanggapan MUI soal Pasal Perzinaan di RKUHP - JPNN.com

Ketua DPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) dan dua menteri kabinet Jokowi-JK meraih penghargaan Indonesia Digital Initiative Awards (IDIA) 2019 saat Malam Penganugerahan IDIA 2019 di Jakarta, Jumat (20/9). Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan dua menteri kabinet Jokowi-JK meraih penghargaan Indonesia Digital Initiative Awards (IDIA) 2019. Kedua menteri tersebut adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan.

Dewan Juri yang merupakan Pakar IT Rubby Alamsyah mengatakan penghargaan ini diberikan kepada Menteri dan Ketua lembaga legislatif yang dinilai berhasil melakukan dan mendorong penerapan inovasi teknologi informasi untuk mendorong terlaksananya good governance dan pelayanan publik yang baik.

“Ada 3 kategori dalam Indonesia Digital Initiative Awards 2019 yakni Kategori Pelayanan Informasi Publik diberikan untuk website terbaik dan inovatif, Kategori Aplikasi terbaik dan inovatif, serta Kategori Media Sosial terbaik untuk komunikasi dan layanan publik,” ujar Rubby pada saat Malam Penganugerahan IDIA 2019 di Ballroom Lagoon Garden, Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Dari penilaian tim juri terhadap kualitas penggunaan teknologi informasi di 33 kementerian dan 3 lembaga legislatif, kata Rubby, terpilih Kemendes PDTT meraih penghargaan untuk kategori website terbaik dan Kementerian ESDM meraih penghargaan untuk kategori media sosial terbaik. 

“Sementara DPR RI meraih penghargaan untuk kategori aplikasi terbaik,” ungkap Rubby.

Sementara Juri lain Aubert Reginald dari Maven Digital Asia menuturkan penilaian IDIA 2019 dilakukan berdasarkan empat variabel untuk menentukan website, aplikasi dan media sosial terbaik. Keempat variabel tersebut adalah kualitas tampilan dan branding, substansi konten, aktifitas dan user experiance. 

“Keempat varibel tersebut menjadi dasar untuk menilai semua website, aplikasi dan media sosial yang dimiliki semua kementrian dan lembaga parlemen,” tutur Aubert.

Selain Rubby dan Aubert, dewan juri juga terdiri dari Agus Sudibyo dari Dewan Pers, J. Osdar (Mantan Wartawan Kompas), dan Lucius Karus dari Formappi. Sementara penyelenggara IDIA 2019 adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika, Digital Indonesia, Circle Communication dan Maven Digital Asia.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.