Kenaikan Biaya Administrasi Kendaraan Bikin Panas, Ini Kata Jokowi
tarif kendaraan bermotor © indopos

MALANGTODAY.NET – Saat ini masyarakat Indonesia tengah menyoroti pemerintah terkait kebijakan kenaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor. Kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor itu kini memang tengah menuai pro dan kontra.

Presiden Joko Widodo mengaku telah mengingatkan jajaran di bawahnya untuk mencermati betul hitung-hitungan terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) agar tak membebani masyarakat.

“Hanya pada saat rapat paripurna saya sampaikan, hati-hati untuk hal-hal yang berhubungan dengan masyarakat. Hati-hati untuk hal-hal yang bisa memberikan pembebanan yang lebih banyak kepada masyarakat. Hanya itu saja,” ujar Jokowi usai menyerahkan kartu program keluarga harapan (PKH) dan bantuan non-tunai di Lapangan Masjid Al-Djunaid, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Bumirejo, Pekalongan, Minggu (8/1/2017).

Orang nomor satu di Tanah Air itu memastikan bahwa yang naik adalah biaya administrasi STNK dan BPKB. “Tapi kan banyak yang tidak mengerti, belum juga bayar STNK, hanya mengomentari saja. Perlu saya tegaskan bahwa yang naik adalah biaya administrasi STNK dan BPKB,” kata Presiden.

Dikutip MalangTODAY dari kompas, kenaikan tersebut, lanjut Jokowi, semata bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pasalnya sejak tahun 2010  biaya administrasi tersebut tidak pernah mengalami penyesuaian. Presiden ketujuh Indonesia itu berjanji akan mengawal langsung perbaikan pelayanan tersebut.

“Saya kira setiap kenaikan itu akan saya ikuti untuk memastikan bahwa pelayanannya juga lebih baik dan lebih cepat,” pungkasnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.