Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa Saat Meninjau Pencairan Bantuan Pkh Di Pendopo Agung Kabupaten Malang (dhimas)
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa Saat Meninjau Pencairan Bantuan Pkh Di Pendopo Agung Kabupaten Malang (dhimas)

MALANGTODAY.NET – Kementerian Sosial Republik Indonesia akan memberikan layanan dukungan psikososial bagi korban penyanderaan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan banyak warga yang mengalami trauma akibat disandera oleh KBB. Kemensos akan berfokus pada pendampingan psikologi pada lansia, anak-anak, difabel, dan ibu hamil.

“Tim dari Kementerian Sosial, dua hari lalu, sudah datang ke Mimika, pagi ini juga ada yang kembali datang. Kami mengkoordinasikan dengan Bu Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani), bahwa Kementerian Sosial mendapatkan penugasan pertama untuk mengirim tim layanan dukungan psikososial,” ucap Khofifah, Senin (20/11).

“Ada diantara mereka yang mengalami trauma, terutama anak-anak, perempuan dan ibu hamil. Ternyata yang laki-laki pun ada yang mengalami trauma,” imbuhnya.

Kemensos sendiri akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mendata jumlah warga perantau yang berdomisili di Mimika. Jika, tidak ada sanak saudara dan hanya tinggal sendiri, maka untuk sementara akan dipulangkan ke daerah asal mereka.

“Jadi tim Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil) sedang melakukan identifikasi jikalau mereka tidak memiliki anggota keluarga yang sudah berdomisili di Mimika, mungkin akan lebih baik sementara kembali ke daerah asalnya,” jelas Alumni Universitas Indonesia itu.

Dilaporkan, sedikitnya ada 1.300 orang dari dua desa, yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh KBB sejak Kamis (09/11) lalu.

Aksi pengisolasian warga dua kampung di Mimika ini terjadi setelah tiga pekan lalu. Seorang anggota Brimob juga tewas ditembak oleh KBB, ia tewas saat terlibat pengejaran kelompok tersebut.(mas/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda