Tuai Banyak Protes, Jokowi Akhirnya Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Bali
Demo penolakan remisi I Nyoman Susrama (Tempo)

MALANGTODAY.NET – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut remisi yang sebelumnya diberikan pada I Nyoman Susrama, pelaku pembunughan wartawan Radar Bali, AA Gede Bagus Narendra Prabangsa. Hal ini disampaikan Jokowi dalam acara perayaan Hari Pers Nasional di Surabaya hari ini, Sabtu (9/2/2019).

“Sudah, sudah saya tandatangani,” kata Jokowi, dikutip dari Detik.com, pada Sabtu (9/2/2019).

Baca Juga  Turki Duga Mayat Khashoggi telah Dilarutkan

Susrama sendiri merupakan otak dari pembunuhan Prabangsa pada tahun 2009 silam. Ia dibantu sejumlah orang melakukan pembunuhan keji terhadap Prabangsa. Prabangsa diketahui sering sekali menulis artikel kritik atas dugaan penyimpangan proyek di Dinas Pendidikan.

Mayat Prabangsa sendiri ditemukan di laut dalam kondisi yang mengenaskan. Susrama dan komplotannya kemudian ditangkap. Susrama divonis hukuman penjara seumur hidup.

Pada akhir tahun 2018 lalu, Presiden Jokowi memberikan remisi pada sejumlah tahanan, salah satunya adalah Susrama. Hal ini menuai kecaman dan protes dari banyak pihak terutama dari para jurnalis.

Baca Juga  4 Jurnalis Ini Tewas Secara Tragis Saat Bertugas, Ada yang Dipenggal!

Beberapa ahli bahkan menilai pemberian remisi pada pelaku pembunuhan wartawan ini sebagai sebuah bentuk kemunduran kebebasan pers. Remisi tersebut akan mengurangi hukuman Susrama menjadi 20 tahun saja.

Dengan banyaknya tekanan dari berbagai pihak, Jokowi akhirnya membatalkan pemberian remisi tersebut. Susrama akhirnya tetap menjalani hukuman seumur hidup. (KIS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.