Jika Jokowi dan Prabowo Adalah Superhero, Apa Jadinya?
Jokowi dan Prabowo jadi Superhero (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Prabowo adalah Jenderal Sudirman. Begitulah tim pemenanagan Prabowo-Sandi menggambarkan sang calon presiden nomor urut 02 ini.

Dalam acara Mata Najwa On Stage yang ditayangkan pada tadi malam, Minggu (28/10/2018) tim pemenangan Prabowo-Sandi yang diwakili oleh Politikus Partai Geindra Miftah Nur Sabri, Juru Bicara Tim Prabowo-Sandi Gamal Albinsaid, dan Politikus PAN Faldo Maldini ini menganggap karakter Jendral Sudriman sangat sesuai dengan karakter yang dimiliki Prabowo. Menurut mereka Keteguhan Sudirman dalam memperjuangkan Bangsa Indonesia sangat sesuai dengan karakter pasangan calon yang mereka usung.

Baca Juga: Berbagai Model Busana Meriahkan Hari Kedua MFR 2018

“Pak Dirman (Sudirman) adalah sosok super hero yang sampai titik akhir nafasnya dia tetap berjuang untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan spirit itu yang ada dalam diri pasangan kami Prabowo-Sandi,” ungkap Miftah Nur Sabri.

Lebih lanjut, Faldo Maldini menambahkan bahwa Jokowi bisa diibaratkan sebagai Avenger. Namun, ia tak menyebutkan tokoh mana dalam Avenger yang menggambarkan Capres kubu lawan mereka tersebut.

“Sesuai dengan pidato Pak Jokowi yang nggak jelas siapa Avangers itu. Nah, jadi Pak Jokowi ambil semua itu superhero  Avengers ambil semua,” kata Faldo.

Faldo juga sempat mengungkit kembali pertemuan IMF yang dilakukan di Bali beberapa waktu lalu. Ia menggambarkan pertemuan itu sebagai acara main Jokowi dengan Tanos di Bali.

Pilihan Tim Jokowi-Ma’ruf

Sedangkan dari kubu Jokowi-Ma’ruf yang diwakili Politikus PDIP Adian Napitupulu, Politikus Partai Golkar Dave Laksono, dan Politikus PSI Dedek Prayadi, memilih sosok Spiderman sebagai representasi superhero Capres mereka. Menurut Dave, karakter superhero yang satu ini sangat cocok untuk menggambarkan Jokowi lantaran sama-sama kurus dan sering diremehkan. Meski sering diremehkan, Dave melanjutkan, Spiderman memiliki kekuatan super yang digunakan demi keselamatan banyak orang.

“Akan tetapi berpikir bagaimana mensejahterakan rakyat Indonesia secara keseluruhan,” Jelas Dave.

Baca Juga: Dukungan Aremania di Luar Tribun Jadi Suntikan Energi untuk Arema FC

Sedangkan untuk menggambarkan capres lawan, tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf ini memilih tokoh Thanos. Menurut Adian Napitupulu, Thanos dipilih karena Jokowi sempat memberikan pernyataan bahwa saat ini kita sedang melawan Thanos.

Mata Najwa yang diadakan di Kota Palembang tersebut memang membahas tentang generasi milenial dalam kontestasi politik. Dalam acara bertemakan ‘Anak Muda Pilih Siapa’ itu, masing-masing tim pemenangan menyampaikan berbagai opini dan visi misi yang bertujuan menarik kaum milenial untuk aktif berpartisipasi dalam Pilihan Presiden atau Pilpres 2019 mendatang.


Penulis : Kistin Septiyani
Editor : Kistin Septiyani

Loading...