KOTA MALANG – Kecelakaan yang menimpa Ahmad Jamroni, petugas pemadam kebakaran (damkar) kala berusaha memadamkan api di kebun tebu di Kelurahan Arjowinangun, Sabtu (10/10) mendapatkan perhatian dari Wali Kota Malang Sutiaji.

Tadi siang (14/10), orang nomor satu di Pemkot Malang tersebut menjenguk Jamroni di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Usai menjenguk Jamroni, Sutiaji mengatakan bahwa, sejatinya Jamroni telah menaati Standard Operational Procedure (SOP). “SOP sudah dilakukan. Mulai dari baju dan lainnya. Tapi gak tahu ada kubangan. Akhirnya, dia terperosok ke kubangan yang berisi limbah. Akhirnya terbakar,” kata Sutiaji.

Nantinya, akan ada penambahan SOP untuk petugas damkar. Sebelum memadamkan api, petugas harus bertanya dulu kepada warga mengenai kondisi lahan. Apakah ada hal-hal yang berpotensi membahayakan petugas atau tidak.

“Agar tidak terjadi hal seperti ini (lagi),” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Plt UPT Damkar Kota Malang, Anton Viera sepakat dengan usul dari Wali Kota Malang.

“Kita akan kroscek ulang lagi dengan bertanya ke warga yang tahu bagaimana medan di titik kebakaran. Agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.