KABUPATEN – Denyut persaingan olahraga golf di Malang Raya seolah tidak pernah berhenti. Kemarin (15/7) Tournament Golf Pro-Am (Profesional–Amatir) yang memperebutkan Piala Kartika Sari berlangsung di Padang Golf Abdulrachman Saleh. Sebanyak 110 pegolf dari berbagai kota di Jawa Timur bersaing memperebutkan trofi juara ini.

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama Hesly Paat menyatakan, turnamen ini sangat bagus. ”Saya harap adanya event seperti ini akan memunculkan bibit-bibit baru pegolf, semakin banyak yang terjaring bakat pegolf baru,” kata dia.

Selain itu, lanjut Hesly, turnamen ini sebagai wadah untuk mengembangkan skill bagi pegolf yang saat ini sudah profesional atau amatir.

Sebab, selama ini para pegolf butuh atmosfer untuk berkompetisi. Sehingga, kemampuan mereka akan terus terasah. ”Harapan saya juga bisa mengenalkan lapangan golf di sini, agar lebih semarak lagi,” kata Hesly.

Presiden Direktur Toyota Kartika Sari Malang Hariyanto menyatakan, event ini supaya bisa mengguyubkan para altet golf. ”Ya, ini bagian dari kontribusi kami,” kata dia. Event ini, Hariyanto menjelaskan, baru kali pertama digelar.

Rencananya nanti akan digelar tahunan dan lebih meriah. ”Kami juga ingin pemain golf yang dulunya off bisa aktif lagi, dan ingin membuat orang bisa mencintai golf,” kata pria pehobi golf itu.

Ketua Panitia Tournament Golf Pro-am Suprapto menyatakan, ini adalah turnamen pertama di 2019. ”Ada 110 peserta yang ikut, yang profesional ada 60-an, sisanya amatir,” kata dia. Bagi dia, event ini sangat penting, sebab untuk menunjang prestasi para pegolf agar bisa sampai nasional.

”Sebab, tidak sedikit dari Malang yang juga bisa menembus PON,” kata pria yang juga ketua PGA Tour of Indonesia Korwil Jatim itu.

Pembina PGA Tour of Indonesia Korwil Jatim Eddy Wahyono menambahkan, dengan adanya turnamen ini diharapkan semakin banyak orang yang menyukai golf.

”Banyak anggapan golf itu olahraga mahal, padahal tidak, karena itu saya tekankan para pengurus agar menyosialisasikan golf pada anak usia dini,” kata pria yang juga ketua KONI Kota Malang itu.

Sehingga, pembinaan golf nantinya akan lebih mudah. ”Supaya golf Indonesia bisa seperti Thailand yang sering ikut kejuaraan dunia,” pungkas Eddy.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Mufarendra

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.