KOTA MALANG – Langkah pasti dilakukan Jurusan Manajemen FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) UB (Universitas Brawijaya) untuk menjamin kualitas lulusannya. Selasa (22/10) sebanyak 65 mahasiswa S1 dan S2 difasilitasi ujian sertifikasi kompetensi di ruang sidang umum FEB UB.

Dalam hal ini, Jurusan Manajemen FEB UB bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia (PMSM) DPC Malang. Kompetensi yang diuji yakni human capital staff dan administrative officer.

“Kemarin (21/10) mahasiswa diberi pelatihan oleh PMSM. Hari ini mereka menjalani ujian sertifikasi kompetensi dari BNSP. Ada 10 asesor yang akan menguji tulis dan wawancara,” kata ketua pelaksana pelatihan dan uji sertifikasi, Dr.Christin Susilowati, SE, M.Si .

Di ujian ini, ada 4 unit kompetensi human capital staff dan 12 unit kompetensi administrative officer yang menjadi tolok ukur penilaian. Masing-masing peserta rata-rata akan menjalani tes wawancara plus tulis selama kurang lebih 1 jam.

“Kalau penguasaan 55 persen akan kami dorong, kita bantu sedikit. Tapi kalau penguasaan 25 persen ya sudah dinyatakan tidak berkompeten. Karena sertifikasi ini levelnya sudah diakui Asia Pasifik,” terang asesor dari BNSP, Prof Dr Yupono Bagyo, MS, CHRP, CPTM.

Sementara salah satu pserta ujian dari S2 Manajemen FEB UB, Aruf Tirtana mengatakan bahwa ujian ini amat membantu. Terlebih, sertifikasi level BNSP jika dilakukan mandiri tidaklah murah. Sementara Manajemen FEB UB memberikan dengan cuma-cuma.

“Dengan sertifikasi ini kan kami jadi punya bukti penguasaan human capital yang didokumentasi. Levelnya pun sudah bergengsi,” ungkapnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.