Jaksa Agung Gembira Dengar Praperadilan Dahlan Iskan
Dahlan Iskan © CNN indonesia

MALANGTODAY.NET – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Dahlan Iskan dalam dugaan korupsi pengadaan mobil listrik. Mendegar hal tersebut Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku gembira.

“Satu hal yang saya pikir cukup menggembirakan, bahwa saya dengar laporan dari tuntutan praperadilan Dahlan Iskan ditolak sepenuhnya,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Selasa (14/03).

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah menyatakan dengan ditolaknya gugatan praperadilan mantan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut,maka berarti penyidikan yang dilakukan selama ini tidak ada masalah.

“Termasuk dalam penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka, kita melengkapi alat bukti, saksi sesuai dengan KUHAP,” katanya.

Dikutip dari Antara, Kejagung menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka berbekalkan putusan Mahkamah Agung (MA) atas perkara Dasep Ahmadi, Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama dengan menghukumnya tujuh tahun penjara dengan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

Bahkan dalam putusan Makamah Agung (MA) menyebutkan pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PLN itu terlibat dalam kasus korupsi pengadaan mobil listrik untuk KTT APEC 2013 di Bali.

Kuasa hukum Dahlan Iskan, Yusril Ihza Mahendra mengaku kecewa permohonan praperadilan penetapan tersangka dugaan korupsi pengadaan mobil listrik ditolak hakim.

“Putusannya ya seperti itulah.. bagi saya perkara Dahlan Iskan ini sangat misterius,” kata Yusril di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (14/03)

Pasalnya, menurut dia, hakim memutuskan bahwa hasil pengembangan kasus dapat dijadikan sebagai dasar penetapan status tersangka. “Permohonan praperadilan ditolak dan hakim berpendirian hasil pengembangan itu boleh. Padahal dari putusan praperadilan sebelumnya, hasil pengembangan itu enggak boleh dilakukan karena pengembangan itu bukan fakta tapi analisis,” pungkasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here