Ilustrasi @bangkapos
Ilustrasi @bangkapos

MALANGTODAY.NET – Sebanyak 19 anak dalam rentan usia 6 hingga 12 tahun kecanduan seks menyimpang. Mereka adalah anak-anak dari Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Diduga mereka sering menonton film porno di handphone android.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Rukun Warga (RW) di Kampung Cipeuteuy, Syarif Hidayat. Dia mengatakan bahwa kondisi mereka sangat parah, sampai-sampai memraktikkan adegan hubungan intim tersebut.

Dia menjelaskan awal mula kasus tersebut berasal dari laporan salah satu orangtua korban. Setelah dilakukan penelusuran, bahwa kasus tersebut berawal dari tontonan video porno melalui handphone android.

“Jadi selepas bermain bola, ada salah satu anak yang bawa handphone android, kemudian nonton (video porno) bersama,” ucapnya seperti dilansir dari Viva.co, Minggu (14/4/2019).

Dia melanjutkan bahwa beberapa hari setelah menonton video porno tersebut, barulah mereka beraksi memraktikkan adegan seperti dalam video. “Kalau pengakuannya hanya digesek-gesek saja, enggak dimasukin,” tambahnya.

Ke-19 anak tersebut tercatat 18 anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan. Mereka semua masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan SMP. “Jadi mereka itu anak-anak. Selain korbannya anak-anak, pelakunya juga anak-anak,” terangnya.

Syarif pun berharap kondisi mereka segerah pulih agar tidak memengaruhi anak-anak lain di kampungnya. “Kami berharap anak-anak ini bisa disembuhkan,” tandasnya.

Sementara Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut, Aipda Cecep Wawan Rustandi mengaku masih mendalami kasus tersebut. Menurut pihaknya, keluarga korban enggan melapor dengan alasan malu.

Selain itu, pihaknya juga meminta keterangan ke sejumlah saksi. Saksi ini dimintai keterangan untuk mengungkap siapa pelaku utama yang telah ‘meracuni’ anak-anak kecil tersebut.

“Kami masih mendalami kasusnya, baru satu orangtua korban yang melapor. Pada prinsipnya kami sebagai penyidik ingin mengungkap penyebab awal sebagai pelaku, karena ini anak-anak, hanya sebagai korban,” ujarnya. Waduh, ada-ada saja adik-adik bau kencur ini. (Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.