Jack Ma @bloomberg

MALANGTODAY.NET – Seorang pebisnis berkebangsaan China yang juga seorang miliarder, Jack Ma memprediksi bahwa kecerdasan buatan seperti kecanggihan teknologi, globalisasi akan menguntungkan manusia. Keuntungan tersebut adalah jam kerja yang semakin sedikit.

CEO e-commerce  Alibaba itu memprediksi bahwa kurang dari tiga dekade dari sekarang, masyarakat rata-rata akan bekerja dengan jam kerja yang lebih singkat. Yaitu bekerja empat jam sehari dan mungkin empat hari dalam seminggu.

“Dalam tiga dekade ke depan, pegawai akan hanya kerja 4 jam sehari dan mungkin 4 hari dalam seminggu,” kata Ma dalam konferensi Alibaba Gateway ’17 di Detroit, AS.

Ia menceritakan kakeknya yang bekerja 16 jam sehari di tanah pertanian mengira bahwa dia sangat sibuk. Namun mereka, orang-orang yang bekerja delapan jam, lima hari dalam seminggu berpikiran bahwa dirinya juga sangat sibuk.

“Kakek saya bekerja 16 jam sehari di tanah pertanian dan (mengira dia) sangat sibuk. Kita bekerja delapan jam, lima hari seminggu dan berpikir bahwa kita sangat sibuk,” kata Ma.

Sebelumnya, ekonom terkenal John Maynard Keynes, mengatakan pada tahun 2030 bahwa pekan kerja akan berlangsung sekitar 15 jam, karena otomatisasi akan menggantikan pekerja.

Dilansir dari Kompas, dalam konferensi itu, mantan seorang guru itu juga mengatakan bahwa di masa depan, orang-orang akan dapat berlibur ke lebih banyak tempat yang lebih jauh.

“Orang normal mengunjungi setidaknya 30 tempat. 30 tahun kemudian, mereka mungkin akan mengunjungi 300 tempat,” ujar Ma.

Ia menuturkan 30 tahun ke depan mungkin banyak hal semakin mudah namun bisa jadi 30 tahun ke depan adalah masa yang sulit dilalui.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.