MALANG KOTA – Laga pembalasan Arema FC itu akhirnya datang juga. Ya, malam nanti di Stadion Kanjuruhan, tim berjuluk Singo Edan itu akan menjamu Borneo FC. Catatan minor dipegang Arema FC dari tujuh laga lawan tim asal Samarinda, Kalimantan Timur, itu. Empat kali kalah dan tiga seri. Praktis, belum sekalipun Arema FC menang.

Nah, malam nanti itu akan menjadi pembuktian bahwa Arema bukan tim ”ayam sayur” jika melawan Borneo. Anak asuh Milomir Seslija akan buktikan jiwa singo itu dengan kemenangan. Syukur-syukur dengan gol besar. Hamka Hamzah ingin menunjukkan bahwa Stadion Kanjuruhan adalah kandang singo. Tidak boleh ada tim mana pun yang bisa mencuri poin.

Di pertemuan ke delapan ini, apakah Arema bisa memutus rantai hasil negatif sebelumnya dengan meraih kemenangan?

Pelatih Arema FC Milomir Seslija menyatakan, laga pertama putaran kedua ini sangat penting. Dia juga tidak terlalu peduli dengan laga sebelumnya yang belum pernah menang atas Borneo FC. Malah, saat ini Hamka Hamzah dan kawan-kawan (dkk) sangat bersemangat bisa mematahkan rekor buruk itu.

”Dalam sepak bola semua serbamungkin, namun dari semua aspek saat ini kami sangat bagus, kami ingin memulai putaran kedua ini dengan kemenangan melawan Borneo FC,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu. Di putaran kedua ini, dia melanjutkan, Arema akan cukup berbeda. Apalagi, ada jeda 10 hari untuk persiapan sebelum pertandingan.

”Saya meminta di putaran kedua ini spirit harus maksimal,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu. Meski demikian, Milo juga enggan menganggap remeh Pesut Etam.  Sebab, jika berkaca dari hasil klasemen sementara hanya selisih 1 poin dengan Arema. Saat ini Arema berada di posisi 4 klasemen sementara dengan 26 poin dari 16 laga.

Sedangkan Borneo berada di posisi 6 dengan 25 poin dari 16 laga. Tim yang dilatih Mario Gomez itu punya kekuatan yang merata. Di laga tandang terakhir, Borneo FC mampu menahan imbang 2-2 saat melawan PS TIRA Persikabo. ”Saya lihat dari tahun ke tahun Borneo FC tim yang bagus, ada perubahan gaya bermain yang mereka terapkan,” kata pelatih berusia 55 tahun itu.

Jika dulu mengandalkan kekuatan, lanjut Milo, sekarang ini Borneo FC lebih menikmati permainan dan menyerang. Mereka juga punya sederet pemain yang bisa menjadi ancaman. ”Tidak hanya Lerby (Eliandry), tapi secara tim punya strategi, dan berbahaya dalam tendangan bebas. Mereka tahu bagaimana bermain sepak bola,” kata dia.

Milo juga belajar dari kekalahan 0-2 di putaran pertama lalu. ”Gaya bermain Borneo FC mengandalkan dua striker yang punya tinggi badan, seperti saat mereka cetak gol di putaran pertama (lawan Arema) lalu,” kata mantan pelatih Madura United tersebut. Namun, Milo sudah menyiapkan antisipasi untuk laga kali ini.

Baginya, untuk saat ini dia sangat optimistis anak asuhnya bisa mengalahkan Borneo FC. ”Saya ingin mengembalikan spirit tim seperti sebelumnya yang memainkan sepak bola terbaik di Indonesia dan saya juga sudah siapkan taktik dan akan saya coba saat laga nanti (hari ini),” kata pelatih berkebangsaan Bosnia-Herzegovina itu.

Selain itu, Milo meminta para pemainnya fokus sampai pertandingan selesai. Sebab, jika melihat hasil seri 2-2 yang diraih Borneo saat melawan PS TIRA, gol penyeimbang terjadi di menit 90. ”Besok (hari ini) kami akan menekan Borneo FC mulai lini pertahanan mereka, namun saya tekankan pada pemain, jangan sampai hilang konsentrasi,” kata dia.

Sebab, Milo menjelaskan, meski mendominasi selama 89 menit laga, namun kehilangan konsentrasi 1 menit itu bisa berbahaya. Bagi dia, hasil kemenangan ini sangat penting. Karena, untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen sementara Bali United yang sudah mengumpulkan 40 poin dari 16 laga.

Pelatih Borneo FC Mario Gomez juga punya ambisi bisa menang di laga ini. ”Persiapan tim sangat bagus, Arema adalah tim kuat karena bermain di kandang. Namun, kami akan mencoba membawa 3 poin ke Samarinda,” kata dia. Gomez sadar, tentu hal tersebut tidak mudah. Namun, Lerby Elinadry dkk sudah disiapkan jauh-jauh hari untuk laga hari ini.

Tenaga mereka saat ini terisi penuh. Sebab, sejak Sabtu lalu (7/9) sudah melakukan training center (TC) di Kota Batu. ”Pada saat TC, ada uji coba penting untuk bekal melawan Arema, kami juga membawa pemain muda yang mungkin akan berguna untuk melawan Arema,” kata mantan pelatih Persib Bandung itu.

Gomez juga berambisi, bisa melanjutkan rekor bagus selama bertemu Arema. ”Ya mungkin (pertahankan rekor), tapi itu adalah masa lalu, yang penting saat ini. Saya tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi. Intinya, kami akan mencoba pertahankan rekor itu karena setiap pertandingan juga berbeda,” kata pelatih asal Argentina itu.

Bagi dia, saat ini Borneo sangat ingin bisa mendapatkan poin. ”Sebab, dengan kemenangan akan memperbaiki posisi kami di klasemen,” pungkas Gomez.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.