MALANGTODAY.NET – Perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft Oil Company memberi hadiah kepada Presiden RI, Jokowi Widodo (Jokowi). Hadiah-hadiah itu diberikan melalui pihak ketiga di Indonesia, yaitu PT Pertamina (Persero).

Jokowi melalui Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Darmansyah Djumala akhirnya melaporkan tiga hadiah yang diterimanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Barang yang diduga termasuk gratifikasi tersebut diterima Jokowi sesuai melakukan kunjungan kerja ke Rusia, 20 Mei 2016.

Total hadiah yang diserahkan perusahaan swasta di Rusia itu yakni sebuah lukisan, satu set cangkir warna putih bersepuh emas, dan sebuah miniatur pompa pada kilang minyak yang juga bersepuh emas. Tiga barang tersebut diberikan secara bertahap.

“Saya memenuhi instruksi Bapak Presiden untuk menyerahkan satu paket gift dari sebuah perusahaan swasta di Rusia yang diterima beberapa waktu lalu melalui pihak ketiga,” ujar Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala, di Gedung KPK Jakarta, Jumat (28/10).

Seperti dilansir sindo, Djumala menjelaskan, langkah Jokowi melaporkan hadiah atau gratifikasi kepada KPK sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan.

Menurut Djumala, orang nomor satu di Indonesia  berpesan agar barang tersebut diserahkan langsung kepada Ketua KPK Agus Rahardjo.”Sudah saya serahkan langsung tadi,” ucapnya.

Djumala melanjutkan, KPK berjanji segera memproses laporan gratifikasi ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. (snd/ind)

Berikan tanggapan Anda