RADARMALANGID – Jepang bersiaga. Topan besar bernama Hagibis sedang mengincar negaranya.

Dilansir melalui ABC (12/10), jutaan orang di penjuru Jepang telah disarankan untuk mengungsi terkait kekhawatiran akan banjir. Para ahli pun telah memperingatkan kekuatan topan kali ini akan menjadi yang terbesar selama 60 tahun terakhir. Lebih besar dan merusak dari bencana tahun 1958 yang menewaskan 1269 jiwa.

Ilmuwan memprediksi topan Hagibis baru akan mendarat di wilayah tengah Jepang, tepatnya kota Nagoya, pada Sabtu (12/10) malam.

Sehari sebelumnya, warga Jepang dikejutkan dengan langit yang tiba-tiba berwarna ungu gelap dan merah muda. Warna tersebut muncul akibat fenomena cuaca yang disebut ‘scattering’, ketika molekul dan partikel kecil di atmosfer menghamburkan arah cahaya. Badai dan hujan seiring datangnya topan akan membawa lebih banyak partikel sehingga warna langit lebih cerah.

“Pemandangan yang indah, tentu. Tapi dibawahnya menyembunyikan kerusakan besar,” cuit akun twitter @stardustjaem beserta foto langit yang berwarna ungu dan merah muda.

Dari pantauan radarmalang.id tagar #PrayForJapan bertengger di trending topic sejak berita topan Hagibis yang berarti kecepatan dalam bahasa tagalog ini beredar.

Pewarta : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Istimewa
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.