Siti Rokayah
ibu yang dituntut anaknya, Siti Rokayah (jilbab hitam) @postmetro

MALANGTODAY.NET – Seorang ibu yang digugat oleh anak dan menantunya terkait utang piutang, Siti Rokayah (83) menyatakan terbuka untuk berdamai dengan penggugat sehingga perkara di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, tidak berlanjut.

“Mudah bagi kami, asalkan mereka mencabut gugatan. Kami tidak memakai syarat apa-apa,” kata Eep Rusdiana, perwakilan keluarga tergugat Siti Rokayah di Pengadilan Negeri Garut, Rabu (11/5).

Eep menyampaikan, tergugat dan anak-anak yang lainnya siap menerima jalan damai seperti yang berkali-kali ditawarkan oleh hakim dalam persidangan kasus tersebut.

“Kuncinya islah itu adalah gugatan dicabut, tapi kita bukan memohon-mohon kepada mereka,” katanya.

Ia menyampaikan, terkait gugatan balik  yang dilakukan keluarga tergugat Siti Rokayah terhadap penggugat, itu merupakan jawaban adanya kesewenangan penggugat kepada tergugat.

Seluruh tuduhan yang disampaikan penggugat, menurut Eep , tidak berdasar, sehingga berat apabila kasus tersebut terus dilanjutkan di persidangan.

“Mereka (penggugat) memperkarakan ibu saya dan kang Asep (anak tergugat), tapi mereka menggunakan data yang tidak jelas alias palsu,” katanya.

Sebelumnya, Siti Rokayah digugat oleh anak mertua Handoyo Adianto, dan anak kandungnya Yani Suryani sebesar Rp 1,8 miliar terkait utang piutang keluarga tahun 2001. Demikian dikutip dari Antara.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here