Aksi Brutal Seorang Pria di Cirebon Bunuh Ibu Kandung dan Istri
Ilustrasi pembunuhan @MalangTODAY/istimewa

MALANGTODAY.NET – Tindak percobaan pembunuhan dialami oleh seorang ibu dan anak di daerah Tulungagung, Jawa Timur. Kedua orang tersebut mengalami sejumlah tusukan di tangan dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Kapolsek Rejotangan, AKP Alpho Gohan menjelaskan pihaknya masih menyelidiki motif penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (18/3). “Sementara pelaku masih dalam pengejaran,” jawabnya kepada Antara, Sabtu (18/3).

Kasus percobaan pembunuhan tersebut, lebih jelas Alpho, sapaan akrab Alpho Gohan menimpa Siti Robikah (45) dan Ahmad Solekan (14), keduanya adalah warga yang tinggal di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan.

Kejadian bermula ketika korban Robikah terbangun sekitar pukul 04.00 WIB untuk menunaikan ibadah sholat subuh di rumahnya. Namun, sesaat sebelum beranjak dari tempat tidur, Robikah yang sempat mendengar ada suara orang masuk rumah tiba-tiba diserang menggunakan perangkat gunting dan obeng.

Ketika dianiaya oleh pelaku, korban hanya bisa berteriak dan melindungi anaknya yang pada saat itu pula tidur bersamannya di ruang keluarga. Teriakan Siti Robikah dan anaknya Ahmad Solekan membuat pelaku yang beraksi sendirian segera kabur dengan cara mendobrak jendela rumah bagian belakang.

Menurut Alpho, setelah mendapat informasi dari saksi warga, pelaku yang diidentifikasi berperawakan kecil dan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit, langsung melarikan diri sebelum warga berdatangan ke rumah korban yang ada di tepi Sungai Brantas.

“Sayang nopol kendaraan dan ciri-cirinya tidak ada yang jelas, karena saksi melihat dari kejauhan dan kondisi masih agak gelap,” ucapnya.

Sementara, warga yang mendengar teriakan korban mulai berdatang untuk memberikan pertolongan kepada korban dan anaknya, dengan membawanya ke puskesmas.

Namun, karena luka yang diderita kedua korban cukup serius, ibu-anak itu kemudian dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Alpho menambahkan, dari olah TKP ada beberapa barang yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian, seperti gunting, obeng dan sandal. “Kini petugas masih memburu pelaku,” katanya.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here