JawaPos.com – Gangguan sempat terjadi dalam upaya pemadaman kebakaran Gunung Ciremai, Jawa Barat. Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sebelumnya dikirim untuk membantu upaya pemadaman tersebut mengalami sedikit kerusakan setelah dua kali melakukan pengeboman air pada pukul 07.22 dan 10.00.

“Operasional helikopter jenis Bell 412SP tersebut sementara dihentikan hingga proses perbaikan selesai,” ujar Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Sabtu (10/8).

Selain helikopter yang sempat mengalami kerusakan, kendala lain yang menghambat jalannya proses pemadaman ialah perubahan arah angin yang memicu meluasnya kebakaran hutan. Loncatan bara api juga kian mempersulit proses pemadaman.

“Lokasi kebakaran yang berada di atas ketinggian 2600 – 3078 Mdpl juga membuat tim kesulitan dalam menjangkau titik api,” sambung Agus.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dari Desa Garatengah Kecamatan Japara, Kuningan, terdapat kepulan asap di sebelah utara Puncak Gunung Ciremai.

“Kawasan habitat edelweiss yang belum terbakar berada di lokasi antara Jalur Pendakian Linggarjati dan Jalur Evakuasi Setianegara,” tambah Agus.

Sebanyak 205 personel sudah dilibatkan dalam penanganan kebakaran ini. Mereka terdiri dari unsur BPBD Kuningan, TNI, TNGC, POLRI, BNPB, BPBD Prov. Jabar, MPGC Palutungan, MPGC Linggarjati, MPGC Linggasana, masyarakat dan volunteer pecinta alam yang tersebar di sejumlah titik.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.