KOTA MALANG – Indonesia kini sedang masuki bonus demografi, dimana jumlah penduduk berusia produktif jumlahnya lebih besar dibanding yang tidak produktif. Kondisi yang sama dialami Jepang sekitar tahun 1950an. Bonus Demografi ini bisa menguntungkan, karena buktinya Jepang bisa punya kekuatan ekonomi nomor dua terbesar, kala itu.

Hal itu disampaikan inovator kesehatan dr Gamal Albinsaid kepada ratusan remaja SMP-SMA se-Kota Malang dalam acara Youth Sharing Session yang diadakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang di Hotel Gajahmada Graha, Malang, Kamis, (22/8).

“Karena ini kita harus optimalkan. Ini momentum untuk melakukan percepatan akseleratif dengan meningkatkan kualitas anak muda,” papar pria inovator Indonesia Medika ini.

Bila bonus demografi dimanfaatkan dengan betul dan digabung dengan penetrasi teknologi yang ada saat ini, hal ini bisa berujung leapfrog (lompatan katak). Bila leapfrog sudah terjadi, itu berarti sebuah negara bisa dengan mudah melewati fase negara berkembang menjadi negara maju.

Acara yang dihelat juga sebagai peringatan Hari Remaja Internasional 2019 ini disebut Gamal mampu menangkap peluang. Caranya dengan mengajak anak muda atau biasa disebut millenials agar berperan aktif sebagai agent of change atau agen perubahan di masyarakat.

“Saya optimis dengan begini Human Development Index kita akan bergeser dari medium ke high,” tutupnya.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar SST MM menyebut Dinkes Kota Malang menangkap isu ini. “Kita ingin mencetak generasi muda yang sehat. Jadi kalau remajanya kita sudah garap, dari segi edukasi di bidang kesehatan, maka lainnya akan mengikuti,” tuturnya.

Harapannya, mereka nanti akan mengimbaskan kepada teman-temannya yang ada di sekolah, keluarga hingga ketika kelak mereka dewasa dan menjadi orang tua. “Dengan Sumber Daya Manusia yang unggul, maka Indonesia akan makin maju,” tutup Meifta.

Dalam acara bertema Youth Engagement in Health kali ini juga spesial karena Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Malang Elly Estiningtyas Jarwoko turut hadir. Dia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Dinkes Kota Malang yang mengajak anak untuk sadar akan kesehatan.

“Kegiatan edukatif bagi anak-anak remaja ini sangatlah positif. Kami sangat mengapresiasi ini, dimana ada pengetahuan baru bagi anak remaja tentang pengetahuan kepada anak mengenai pola hidup sehat sejak dini. Ini sangat bermanfaat bagi mereka dan Indonesia ke depan,” ungkapnya.

Acara yang juga merupakan puncak dari rangkaian kegiatan seperti lomba Vlog ‘Generasi Bebas Anemia’ dan Lomba Fotografi dengan tema ‘Isi Piringku Bergizi Seimbang’ yang diadakan Dinkes Kota Malang ini memang memberi pemahaman bagi remaja untuk meningkatkan kesadaran mereka untuk peduli terhadap kesehatan diri.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.