KALIPARE Perseteruan antara kakak beradik di Dusun Krajan, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, ini harus berakhir di bui. Sang adik, Salimin, 62, diketahui nekat membacok kakaknya, Matrawi, 68, pekan lalu.

Mirisnya, perseteruan di antara keduanya itu dilatarbelakangi rebutan tanah warisan dari orang tuanya. ”Sudah ada dendam (di antara keduanya) sejak 20 tahun terakhir,” terang Kapolsek Kalipare AKP Sutomo kemarin (12/7).

Pembacokan bermula saat Salimin kebetulan berpapasan dengan istri korban, Karmi, 55, di salah satu jalan sempit di kampungnya. ”Karena jalan sempit, lantas bahu mereka saling menyenggol.

Sempat terjadi percekcokan di antara keduanya, kemudian korban datang untuk melerai. Dari situlah akhirnya tersangka (Salimin) malah membacok korban,” sambung Sutomo.

Beruntung, warga sekitar segera datang dan melerai perkelahian di antara kakak beradik itu. ”Korban mengalami luka yang cukup parah di bagian pergelangan tangan kiri, sikut kanan, dan paha sebelah kirinya,” imbuhnya.

Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat dan menjalani perawatan selama 2 hari. Sementara tersangka dilaporkan oleh anak korban ke pihak kepolisian.

”Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, akhirnya kami membawanya ke Mapolsek Kalipare,” tutup Sutomo.

Pewarta : Imron Haqiqi
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.