KOTA MALANG – Tindakan kekerasan pada anak-anak berpotensi memicu rasa trauma. Termasuk pada 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 yang menjadi korban kekerasan oleh motivator Agus Piranhamas.

Psikolog klinis dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), M Salis Yuniardi, MPsi, PhD menyebut trauma itu tak hanya bakal dialami korban. Namun juga siswa yang menyaksikan pemukulan itu.

“Ada trauma bahkan dendam. Secara fisiologis, korban juga akan berpotensi mengalami gangguan sulit tidur dan tidak nafsu makan. Kalau dibiarkan bisa sakit secara fisik,” kata Salis saat diwawancarai radarmalang.id

Dampak paling buruk adalah korban akan melakukan imitasi tindakan kekerasan. “Dampak ini akan dirasakan secara sadar dan tidak sadar, mereka akan meniru,” pungkas dia.

Pewarta : Rida Ayu
Foto :

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.