Mahasiswa IBU Diserang Tiga Orang Tak Dikenal Usai Latihan Beladiri
Ilustrasi pengeroyokan © Pojok Satu

MALANGTODAY.NET – Kepolisan Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menangkap dua orang pelaku pemukulan salah seorang sopir transportasi dalam jaringan (daring/online) dan masih mengejar satu pelaku lain yang merupakan buntut dari aksi mogok sopir angkot di Kota Udang itu.

“Yang sudah kami amankan ada dua orang dan ada salah satu pelaku, berusaha mengelabui petugas dengan memotong rambutnya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Cirebon, AKP Galih Wardhani di Cirebon, Rabu (16/8), dikutip dari Antara.

Dia mengatakan pelaku ditangkap oleh Special Responses Team (SRT) Polresta Cirebon di dua tempat berbeda, pelaku berinisial H alias F berhasil ditangkap di Desa Weru sedangkan pelaku kedua berinisial E, ditangkap di tengah tani Cirebon.

Galih melanjutkan pihaknya masih mengejar satu pelaku lain yang melarikan diri, namun dia memastikan sudah mengantongi identitas pelaku pengroyokan sopir daring tersebut.

“Kita juga masih mendalami kasus ini, untuk kembali mendapatkan informasi siapa saja yang terlibat dalam tindakan anarkis tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya pada Selasa (16/8) siang sejumlah orang yang diduga sopir angkot menghadang korban yang merupakan sopir daring bernama Taufik Ismail.

Taufik yang ketika itu melintas di jalan Desa Batembat Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon langsung dihadang dan diberhentikan, korban juga mendapatkan penganiayaan berupa pukulan.

Sementara itu Kapolresta Cirebon, AKBP Adi Vivid AB, meminta kepada kedua belah pihak, untuk lebih menahan emosi, agar tidak kembali terjadi konflik yang lebih besar.

“Baik sopir angkot maupun daring harus sama-sama menjaga keamanan Kota Cirebon dan jangan terus bergerombol,” katanya.(zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here