Dua Bandar Narkoba Jaringan Internasional Tewas Tertembus Timah Panas
Ilustrasi penangkapan pelaku kasus narkoba@MalangTODAY/tribratanews

MALANGTODAY.NET – Dua bandar narkoba berjaringan internasional (yang diketahui memiliki sepucuk senjata api AK-47) tewas tertembus timah panas yang ditembakkan kepolisian. Kedua tersangka tersebut adalah Hus dan Azh, keduanya tewas setelah mencoba melawan dan melarikan diri dari polisi.

Direktur IV/Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Danianto mengatakan dalam pengungkapan tersebut, pihaknya menemukan barang bukti berupa sabu-sabu 6,5 kg, ekstasi 190 ribu butir, dan happy five 50 ribu butir.

Kejadian berawal pada Senin (21/3), tim gabungan dari Mabes Polri yang dipimpin AKBP Alamsyah, Wadir Reserse Narkoba Polda Sumut dan Kasubdit 3 Direktorat Reserse Narkoba menangkap Hus di Perumahan Pondok Surya 2, Kecamatan Medan Helvetia dan menangkap tersangka Azh di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Setelah diinterogasi, dilakukan pengembangan dengan mendatangi sebuah tempat di Jalan Pringgan, Kecamatan Medan Helvetia dan menemukan satu pucuk senjata api jenis AK-47, satu pucuk revolver, 250 butir peluru kaliber 5,6 mm dan dua bungkus pil happy five.

Setelah itu, dilakukan pengembangan lagi karena diduga tersangka Hus masih menyimpan senjata api dan narkoba di tempat lain, sedangkan tersangka Azh diminta untuk menunjukkan tempat penyimpanan narkoba di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.

Ketika dalam pengembangan tersebut, Hus dan Azh berupaya melawan dan melarikan diri sehingga diambil tindakan tegas sehingga keduanya meninggal dunia.

Selain narkoba dan senjata api, pihak kepolisian juga mengamankan satu buah pisau komando dan empat unit kendaraan roda empat.

Tim Direktorat Narkoba Mabes Polri, dikutip dari Antara mengungkapkan jaringan tersebut memasukkan narkoba dari Malaysia melalui Kabupaten Aceh Tamiang dan dipasarkan di Jakarta.(zuk)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.