Gak Sopan Langkahi Makam, Sandiaga Uno Kena Semprot MUI Jombang
Sandiaga Uno @Tempo

MALANGTODAY.NET – Belum ini kampanye Cawapres nomor urut dua Sandiaga Uno di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Indramayu menjadi perbincangan. Pasalnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku marah karena sandi menjadikan sektor perikanan dan kelautan sebagai alat politik.

“Saya tidak suka isu sektoral ekonomi perikanan dibawa ke ranah politik. Saya marah,” ucap Susi usai menjadi pembicara Security Summit 2018.

Baca Juga: 5 Artis Ini Rayakan Hari Kemerdekaan Anti Mainstream Bareng Susi Pudjiastuti

Sandi sendiri menanggapi hal ini dengan santai. Ia menytakan bahwa pihaknya tak mempermasalahkan hal tersebut.

“Kita woles-woles ajalah, jangan marah marah,” kata Sandi, dikutip dari Detik.com, pada Minggu (21/10/2018).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan bahwa pihaknya juga belum melakukan diskusi terkait permasalahan surat izin penangkapan ikan. Bahkan dengan sedikit bercanda, dirinya menyatakan semua masih aman selama Susi belum menenggelamkannya.

“Belum ada (lanjutan diskusi) tuh. Saya belum ditenggelamkan jadi aman kelihatannya, kita perbaiki bangsa ini,” ucap Sandi.

Sebelumnya, pada 16 Oktober 2018 lalu, Sandiaga Uno mendatangi TPI Indramayu dan melakukan kampanye di sana. Ia mengungkapkan bahwa Kemneterian Kelautan dan Perikanan mempersulit proses pembuatan surat izin penangkapan ikan (SIPI). Kepada para nelayan, Sandi berjanji akan mempermudah proses pembuatan SIPI jika dirinya terpilih nanti.

Baca Juga: Tak Banyak Pamer, Ini Kontribusi Menteri Susi Untuk Korban Bencana Palu

Di lain sisi, Susi mengaku pihak kementerian tak pernah mempersulit pembuatan SIPI terutama untuk para nelayan. Ia juga menambahkan bahwa SIPI diatur oleh undang-undang dan tak bisa dengan sembarangan dibuat.

“Saya pikir Pak Sandi harus belajar nelayan itu apa,” kata Susi.


Penulis : Kistin Septiyani
Editor : Kistin Septiyani

Loading...