KOTA MALANG – Hari ini Google memasang doodle Chrisye untuk memperingati hari kelahirannya yang ke-70, Senin (16/9).

Penyanyi yang meninggal pada 30 Maret 2007 silam itu mewariskan karya-karya fenomenal untuk dunia musik tanah air.

Warisan pria bernama asli Chrismansyah Rahadi itu, salah satunya bisa dilihat di Museum Musik Indonesia (MMI).

Siang ini, radarmalang.id berkesempatan mengunjungi museum yang berada di Jalan Nusakambangan Nomor 19 tersebut.

Karya Chrisye di MMI ini terbilang lengkap. Dari sisi jumlah, lebih banyak ketimbang musisi lainnya.

Total, ada 35 album Chrisye. Terdiri atas album kaset dan pita hitam. Tersimpan rapi di salah satu rak.

“Kalau musisi lainnya itu hanya 15 sampai 20an album. Tapi Chrisye ini lengkap. Terutama album studio. Juga ada single-single seperti Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada featuring Ahmad Dhani itu,” tutur pimpinan Museum Musik Indonesia, Hengki Herwanto.

Seperti diketahui saat tergabung dengan Musica Studio, Chrisye menghasilkan total 20 Album dari tahun 1977 sampai 2004.

Selain album solo yang terbilang lengkap itu, tutur Hengki, di MMI juga terdapat peninggalan album Chrisye saat tergabung dalam band Gipsy sebagai lead vocal.

Album berjudul Kesepakatan dan Kepekatan ini (1976) merupakan kolaborasi antara Gipsy dan Guruh Soekarno Putra.

Album berisi enam lagu tersebut diletakkan terpisah dari album Chrisye lainnya. Di sebuah kaca, bergabung dengan karya Guruh Soekarno Putra.

“Ini memang susah diperoleh ya. Karena produksinya hanya sekali saja, yakni tahun 1976. Alhamdulilah masih dapat ini,” ujarnya.

Setelah mengambil kaset pita hitam itu. Hengky pun memainkan lagu teesebut di sebuah radio tape. Terdengar alunan apik dari campuran musik tradisional Bali dan pop pada salah satu nomor, yakni ‘Muka I’

“Iya indahkan? ini masih aktif kasetnya dan kami rawat di sini,” ujarnya.

Selain album, ada pula poster Diskografi yang secara khusus memajang perjalanan album Chrisye dari awal 1977 sampai 2004 beserta judulnya.

“Memang sengaja kami pasang di sini. Karena Chrisye ini perjalanan musiknya cukup panjang dan karyanya juga cukup abadi sampai sekarang. Maka dari itu hanya Chrisye lah yang kami pajang posternya di sini,” tuturnya.

Tertarik bernostalgia dengan karya Chrisye ? yuk datang ke MMI kota Malang sambil mendengarkan lagu-lagu hitsnya seperti ‘Lilin Kecil, ‘Sabda Alam’, atau ‘Galih dan Ratna’

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor : Indra M

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.