KEPANJEN – Wacana proyek sky train yang diusung Pemprov Jatim direspons antusias oleh Pemkab Malang. Bupati Malang H.M. Sanusi optimistis bila proyek itu bisa membawa dampak yang besar bagi Kabupaten Malang. Kabar baik terkait lanjutan wacana tersebut juga sudah didapat politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

”Kemarin kami sudah rakor (rapat koordinasi) di Jatim dan sudah kami ajukan semua program prioritas Kabupaten Malang kepada gubernur. Proyek itu (sky train) juga dikabarkan sudah masuk dalam rencana pengelolaan Badan Otorita Pariwisata (BOP) di Bromo Tengger Semeru,” kata Sanusi.

Ditemui usai melantik 87 pegawai fungsional kemarin (20/9), dia memaparkan bila pembangunan sky train akan disinkronkan dengan program pembangunan cable car BOP BTS.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Malang bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) telah membahas soal pengadaan moda transportasi khusus untuk mempermudah wisatawan yang datang ke Bromo. Dari konsep tersebut, Sanusi menuturkan bahwa terminal wisata menuju TNBTS akan dipusatkan di Desa Jeru, Kecamatan Tumpang.

”Sudah kami siapkan lahan 20 hektare di Desa Jeru. Nanti di sana kami siapkan moda transportasi, baik cable car maupun terminal, untuk kendaraan roda empat,” kata dia.

”Jadi, nanti ada dua opsi bagi wisatawan yang mau ke Bromo. Bisa pakai kereta gantung atau menyewa kendaraan seperti yang sudah berjalan sekarang,” bebernya.

Terkait konektivitas dengan Wisata Panderman di Kota Batu, seperti yang sudah disampaikan gubernur Jawa Timur saat pelantikan dirinya Selasa (17/9), Sanusi pun menyambut dengan tangan terbuka.

Dia menuturkan bila konektivitas itu akan membawa dampak yang signifikan. Baik dari aspek ekonomi maupun sosial. ”Apalagi kalau dikaitkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari,” imbuhnya.

Untuk rute, dia menilai bila sky train melintas di Kabupaten Malang dan Batu bakal lebih efektif. ”Terminal cable car di Batu, nanti rencana terminalnya akan dibangun di Karanglo. Setelah itu ke KEK Singosari, baru naik ke Tumpang.

Ini akan jadi rute yang menarik sekali untuk wisatawan,” sambung Sanusi optimistis. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa Senin lalu (16/9) pihaknya telah bertemu dengan calon investor sky train.

”Kami (pemprov) sudah bertemu dengan calon investor dari China Railway Rolling Corporation (CRRC), mereka memberikan opsi untuk pembangunan sky train yang menghubungkan antara Panderman dengan Bromo,” kata dia beberapa hari lalu. Disinggung terkait nilai investasinya? Khofifah mengaku belum bisa memastikannya.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.