MALANGTODAY.NET – Ribuan umat Islam bakal turun ke jalanan melakukan aksi terkait kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki T Purnama alias Ahok. Polisi pun turun tangan untuk menyiapkan rute alternatif bagi pengguna jalan yang akan melintas lokasi demo di Ibu Kota, Jumat (04/11).

Selain itu, rekayasa lalu lintas ini terpaksa dilakukan guna memberi kesempatan para pendemo menyampaikan aspirasinya. Setidaknya ada beberapa titik demo bakal disambangi para pendemo.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, mengatakan massa aksi bakal menyampaikan aspirasi di Istana Negara, Balai Kota DKI Jakarta dan Gedung DPR MPR. “Tujuannya agar situasi tetap kondusif, dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal saat demo berlangsung,” kata Budi seperti dilansir dari merdeka, Jumat (04/11)

Kendaraan dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Medan Merdeka Timur dialihkan melalui Jalan Juanda-Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.

Kendaraan dari Jalan Kebon Sirih menuju Jalan Medan Merdeka Timur diarahkan ke Tugu Tani-Medan Merdeka Selatan-Jalan MH Thamrin. Sedangkan kendaraan dari arah Senen dialihkan ke Cikini Raya-Jalan Diponegoro-Salemba Raya dan seterusnya.

Kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Barat atau Jalan Budi Kemuliaan yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Timur dialikan ke Jalan MH Thamrin dan seterusnya.

Ketika massa berkumpul di di depan Balai Kota DKI, kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Selatan dialihkan ke Jalan Ridwan Rais. Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Medan Merdeka Utara atau ke Jalan Perwira – Lapangan Banteng – Pasar Baru atau Jalan Veteran Raya – Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.  Sementara arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Barat atau Budi Kemuliaan yang akan mengarah ke Jalan Medan Merdeka Selatan dialihkan belok kanan ke Jalan MH Thamrin – Jalan Sudirman dan seterusnya. Dan arus lalin dari Senin dialihkan ke Jalan Cikini Raya – Jalan Diponegoro – Jalan Salemba Raya dan seterusnya.

Saat massa berkumpul di Istana Negara yang menjadi lokasi terakhir konsentrasi pendemo, kendaraan dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Juanda-Jalan Pasar Baru-Jalan Gunung Sahari atau ke Lapangan Banteng – Jalan Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Ridwan Rais – Tugu Tani dan seterusnya.Kemudian arus dari Budi Kemuliaan yang mengarah ke Patung Kuda dialihkan ke Jalan Majapahit – Harmoni.

Saat terjadi kepadatan di Jalan Medan Merdeka Barat, arus lalu lintas yang mengarah dari Semanggi ke Bundaran Hotel Indonesia dialihkan dengan rute Bundaran HI – Jalan Sutan Syahrir – Jalan Agus Salim dan seterusnya atau Bundaran HI – Jalan Imam Bonjol – Jalan Diponegoro dan seterusnya.

Saat terjadi kepadatan di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, Semanggi akan digunakan sebagai titik alih arus.

Arus dari Kuningan diluruskan ke Slipi baik arteri mau pun jalan tol. Arus lalu lintas dari Slipi diluruskan ke Kuningan dan seterusnya baik arteri mau pun jalan tol.

Sementara jika terjadi kepadatan di depan gedung DPR, arus dari Cawang yang mengarah ke DPR RI ke jalan Pemuda belakang DPR RI , serta arus di dalam tol depan Polda Metro Jaya dan Pulau Dua diluruskan dan dikeluarkan di Slipi Jaya. Dan arus lalu lintas dari arah barat diluruskan keluar Semanggi.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda