MALANGTODAY.NET – Raja Gowa Andi Maddusila mendatangi Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/09). Dalam kunjungan itu, Maddusila turut didampingi oleh keluarga dan Raja Samo-Samo VI, Upulatu Benny Admad Samo-Samo, Yanuar Imam dari Kerajaan Cantung Kalsel dan lainnya.

Andi Maddusila Sultan Alauddin II menemui Wakapolri Komjen Syafruddin terkait kasus yang terjadi di Gowa. Ia mengungkapkan perampokan terhadap benda-benda bersejarah sehingga berdampak pada kerusuhan di DPRD Gowa.

Raja Samo-samo mengatakan, kunjunganya tersebut disambut Wakapolri dengan didampingi oleh Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto, Wakabaintelkam Irjen Lutfi Lubihanto dan lainnya.

“Kami menyampaikan apa yang terjadi di Gowa, kepolisian bisa menjalani fungsi dan wewenangnya. Tidak semata-mata hanya melihat karena pejabat atau apa. Siapa yang salah harus ditindak, baik masalah pengrusakan maupun pembakaran,” kata Raja Samo-samo

Sementara itu, Andi Maddusila mengatakan kasus kerusuhan di DPRD adalah dampak dari pembongkaran brankas Kerajaan Gowa yang menurutnya dilakukan oleh para pejabat daerah setempat. Menurutnya, perampokan itu terjadi pada malam takbiran Idul Adha lalu. (dtk/ind)

Berikan tanggapan Anda