Dollar Terus Menggila, 8 Barang Ini Harganya Akan Meroket
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dollar @ Redaksi Indonesia

MALANGTODAY.NET – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada Senin (7/1/2019) kemarin. Dalam penutupan pasar spot Bloomberg, rupiah tercatat menguat di lever Rp 14.083 per dollar AS. Sementara kurs Jisdor berada di angka Rp 14.105 per dollar AS.

Ekonom PT Bank Central Asia (BCA) David Sumual meprediksi nilai tukar rupiah akan mengalami penguatan setidaknya sampai akhir Januari mendatang. Meski terjadi sedikit pelemahan, namun menurutnya tidak ada yang mengancam nilai rupiah.

Baca Juga  Rupiah Kembali Melemah, Ini Solusi BI Lakukan Stabilisasi

“Dalam jangka pendek masih ada kemungkinan untuk rebound atau melemah sedikit. Tetapi overall, setidaknya sampai akhir Januari, kondisi rupiah masih cukup bagus,” ucap David, dikutip dari Kompas.com, pada Selasa (8/1/2019).

Menurutnya, dalam perdangan hari ini rupiah memiliki peluang untuk bergerak di kisaran Rp 14.000 sampai dengan Rp 14.100 per dollar AS.

Menguatnya nilai tukar rupiah ini disebut David karena kebijakan The Federal Reserved (The Fed) yang berencana tidak menaikkan suku bunga acuan sebanyak tahun 2018. Selain itu, negosiasi dagang antara Cina dan AS juga menambah optimisme para investor.

“Karena kondisi perekonomian tersebut, para investor lantas melirik emerging market, termasuk Indonesia,” sebut David.

Baca Juga  Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan!

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2018 mengamai kenaikan dari periode 2017 lalu. Tercatat, pertumbuhan ekonomi pada kuartal tersebut mencapai 5,17 persen, sedangkan tahun sebelumnya sebesar 5,06 persen.

Tak hanya itu, infalsi sepanjang 2018 tercatat mencapai 3,13 persen. Angka tersebut dibawah perkiraan Bang Indonesia yang mencapai 3,2 persen. Angka tersebut dinilai sudah cukup bagus karena menandakan ekonomi Indonesia yang stabil.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.